Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pakar: Perlu Investigasi Penyebab Gangguan Layanan Perbankan Bank DKI
Selasa, 8 April 2025 23:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah meminta semua pihak tak buru-buru menyimpulkan adanya serangan siber dalam pemeliharaan sistem Bank DKI yang berujung peniadaan sementara fitur transfer antar bank dan QRIS.
Menurutnya, perlu ada penelusuran lebih lanjut terkait hal ini. Terlebih proses pemulihan sistem yang dilakukan Bank DKI terus menunjukan perkembangan positif dengan dibuka kembalinya layanan transfer antar bank di ATM Bank DKI.
Trubus mengakui, memang persoalan tidak bisa dianggap remeh. Sebab, Bank DKI selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta bidang perbankan memiliki tanggung jawab pada nasabah yang tidak sedikit jumlahnya.
Baca juga : Pramono Pecat Direktur IT Bank DKI Buntut Layanan Perbankan Error Berhari-hari
"Jadi harus secepatnya mengantisipasi, artinya melakukan semacam investigasi gitu apakah di situ ada unsur kesengajaan seperti serangan siber," ujar Trubus kepada wartawan, Senin (7/4/2025).
Ia juga mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang telah memberikan perhatian khusus kepada persoalan ini.
“Gubernur Pramono pun telah memberikan kepastian bahwa Bank DKI telah menjamin dana nasabah tetap aman," ujar Trubus.
Baca juga : Libur Lebaran, Layanan Pertanahan Di Jatim Tetap Berjalan
Mengenai serangan siber, Trubus menyebut hanya aparat hukum yang bisa menyimpulkannya. Sebelum ada penjelasan resmi soal itu, semua pihak tak boleh berspekulasi terlalu jauh.
"Karena ini kan sistem IT. Jadi kalau ada kesengajaan Nah nanti tinggal ini ada entry point aparatur penegak hukum untuk menginvestigasi. Karena kalau ini kan Kalau memang itu ada unsur kesengajaan sudah termasuk perbuatan melawan hukum," kata Trubus.
Selain itu, Trubus juga meminta tak ada pihak yang memanfaatkan momen ini untuk menjatuhkan lainnya. Penyelesaian layanan publik harus jadi prioritas agar keresahan masyarakat bisa dihilangkan.
Baca juga : Pratikno Pimpin Tim Delegasi Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Myanmar
"Jangan sampai saling menyalahkan dan fokus kepada percepatan pemulihan sistem," pungkasnya sembari berharap agar layanan Bank DKI dapat beroperasi normal kembali secara penuh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya