Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sekolah Terpadu Sedaya Bintang Seremoni Topping Off Kegiatan Belajar Mengajar
Kamis, 10 April 2025 23:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekolah Terpadu Sedaya Bintang yang diprakarsai PT Summarecon Agung Tbk melaksanakan Seremoni Topping Off sebagai penanda penyelesaian struktur bangunan utama yang akan dilanjutkan dalam tahap berikutnya.
Hal ini sekaligus membuktikan komitmen Sekolah Terpadu Sedaya Bintang untuk menyelesaikan pembangunan gedung sekolah sesuai target pada Mei 2025 mendatang. Sehingga kegiatan belajar mengajar bisa segera berlangsung pada tahun ajaran 2025/2026.
Diisi dengan beragam serangkaian seremoni, acara ini diresmikan secara langsung oleh jajaran direksi PT Summarecon Agung Tbk dan perwakilan dari Yayasan Pendidikan Sedaya Bintang, serta disaksikan oleh para mitra dan rekan kontraktor yang ikut berkontribusi dalam pembangunan gedung Sekolah Terpadu Sedaya Bintang.
Soegianto Nagaria, Direktur Summarecon dan Ketua Yayasan Sekolah Terpadu Sedaya Bintang mengatakan pihaknya merupakan salah satu bentuk dukungan dari Summarecon untuk melahirkan anak-anak bangsa yang berprestasi, mencintai negeri, dan berbakti kepada orang tua.
"Kita akan mulai membuka dari tingkat dasar yaitu Kelompok Bermain (KB), TK dan SD. Oleh karena itu dari awal, selain kami ajarkan kemampuan bahasa trilingual, kami juga menanamkan nilai budi pekerti untuk menjadi pondasi yang sangat kuat bagi masa depan mereka nantinya," kata Soegianto.
Baca juga : Kondisi Yahukimo Terkendali, Layanan Pendidikan dan Kesehatan Dipulihkan
Aida Halim, Executive Director Unit Edukasi PT Summarecon Agung Tbk menyatakan saat ini pembangunan tahap pertama Sekolah Terpadu Sedaya Bintang telah mencapai 68 persen.
Pencapaian tahap Topping Off ini merupakan bukti nyata dari komitmen Summarecon dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya.
"Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang tumbuh terhadap Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, sebagaimana terlihat dari pendaftaran peserta didik dan tingginya minat dan pertanyaan dari para orang tua murid kepada tim kami," sambung Aida.
Aida yakin kehadiran Sekolah Terpadu Sedaya Bintang akan diterima dengan baik oleh masyarakat. Sehingga dapat menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat.
"Melalui penyediaan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman," ungkapnya.
Baca juga : Pelaku Usaha Minta Peremajaan Peralatan Bongkar Muat Kapal di Tanjung Perak
Sekolah Terpadu Sedaya Bintang menempati area seluas 1,5 hektar di kawasan Summarecon Bandung. Pembangunan tahap pertama yang dimulai pada November 2024, mencakup pembangunan gedung sekolah tiga lantai dengan luas lebih dari 6.000 meter persegi.
Gedung ini dirancang untuk siswa dari jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD).
Fasilitas yang tersedia di gedung sekolah ini sangat lengkap. Masing-masing dilengkapi Smart TV (untuk jenjang TK), serta berbagai sarana pendukung lainnya, seperti Klinik/UKS dengan tenaga perawat, perpustakaan, layanan psikolog, laboratorium STEAM, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa.
Selain itu, tersedia pula ruang 1bimbingan konseling, ruang musik & tari, mushala, playground, kolam renang, roof garden, lapangan serta sarana olahraga, hingga sistem keamanan dengan layanan 24 jam.
Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, yang berafiliasi dengan Sekolah Terpadu Pahoa, mengimplementasikan kurikulum serta metode pendidikan yang berkualitas. Sekolah ini mengusung konsep pendidikan terpadu yang menekankan pada pendidikan budi pekerti, kemampuan trilingual (Bahasa Indonesia, Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris), serta penerapan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts & Mathematics).
Baca juga : Beasiswa Sekolah Sepak Bola, PNM Dukung Mimpi Anak Nasabah Mekaar
Selain itu, Sekolah Terpadu Sedaya Bintang menghadirkan kurikulum yang komprehensif,yang menggabungkan Kurikulum Nasional dengan kurikulum internasional dari Pearson Edexcel (Inggris).
Untuk mata pelajaran Matematika, sekolah ini mengadopsi framework dari Singapura yang dikembangkan oleh Yeap Ban Har. Sedangkan untuk Bahasa Mandarin digunakan framework yang dikembangkan oleh Tim Pengembangan Kurikulum bagian Mandarin, dengan dukungan pengajaran dari guru penutur asli.
Untuk tingkat KB dan TK diterapkan metode pembelajaran Learning Corners. Dengan metode ini, peserta didik dapat memilih corners sesuai minat dan karakteristik mereka untuk mengembangkan daya berpikir kritis dan pemecahan masalah. Pendaftaran siswa baru telah dibuka, dengan berbagai program pembiayaan pendidikan yang tersedia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya