Dark/Light Mode

Dukung Ketahanan Pangan, Bank DBS Indonesia Luncurkan Program Food Rescue Warrior

Sabtu, 19 April 2025 08:46 WIB
Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation dan FoodCycle Indonesia meluncurkan program  Food Rescue Warrior. (Foto: Bank DBS Indonesia)
Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation dan FoodCycle Indonesia meluncurkan program Food Rescue Warrior. (Foto: Bank DBS Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN KLHK) tahun 2024 mengungkapkan bahwa sampah makanan menyumbang hampir setengah dari total sampah di Indonesia, yakni mencapai 39,6 persen. 

Tahun lalu, Bank DBS Indonesia bersama FoodCycle Indonesia meluncurkan program ‘Food Rescue Warrior’ yang bertujuan untuk merangkul pelaku hotel, restoran dan café (horeca) untuk lebih bijak mengelola sampah makanan sehingga tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Selain itu, program ini juga mengelola dan mendistribusikan pasokan makanan surplus yang masih layak konsumsi kepada masyarakat rentan. 

Selama bulan Ramadan, ‘Food Rescue Warrior’ telah menyalurkan 55.466 kg bahan pangan yang diolah kembali menjadi 277.330 paket makanan. Termasuk di dalam pencapaian tersebut adalah 2.540 paket makanan yang dibagikan kepada komunitas rentan di wilayah Bogor, Bekasi, Bintaro, dan Jagakarsa melalui program ‘Ramadan Berkah’. 

Program ini juga menyelamatkan bahan pangan layak konsumsi seperti 257 kg roti dan 804 kg sayuran untuk didistribusikan kembali. 

Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan & Pemerataan Pemenuhan Gizi, HI Sebar Qurban 2025 Di Wilayah 3T

Lebih dari itu, sebagai zakat fitrah, 325 kg beras pun berhasil disalurkan kepada 130 keluarga rentan yang belum terjangkau distribusi utama FoodCycle Indonesia.

Selain bantuan pangan, Bank DBS Indonesia dan FoodCycle Indonesia juga membagikan snack sehat, vitamin, dan perlengkapan sekolah, serta mengadakan sesi bermain dan edukasi literasi keuangan bagi pelajar tingkat SD hingga SMA. 

Program ini melibatkan 40 relawan yang merupakan staf Bank DBS Indonesia. 

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika menyampaikan, Bank DBS menyadari bahwa kepedulian terhadap sesama tidak bisa dibatasi pada momen-momen tertentu, seperti Ramadan. 

Menurut Monika, ketahanan pangan dan perlindungan terhadap masyarakat rentan, sekaligus antisipasi akan makanan yang tersisa dan terbuang, merupakan tanggung jawab berkelanjutan yang memerlukan perhatian secara kontinyu. 

Baca juga : Peringati Hari Hutan Sedunia, Pertamina Perkuat Program Hutan Lestari

Oleh karena itu, bersama DBS Foundation dan FoodCycle Indonesia, Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk terus menyediakan kebutuhan dasar sehari-hari seperti kebutuhan pangan.

"Inisiatif ini mencerminkan pilar keberlanjutan Bank DBS Indonesia yang ketiga, yakni Impact Beyond Banking, menggarisbawahi komitmen akan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas, sejalan dengan visi kami untuk menjadi ‘Best Bank for a Better World’," ujar Monika dalam keterangannya, Sabtu (19/4/2025).

Sementara itu Co-founder FoodCycle Indonesia Herman Andryanto mengatakan, pihaknya sangat bangga menjadi bagian dari upaya konsisten yang dilakukan Bank DBS Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya bagi masyarakat rentan. 

"Selain dapat mengonsumsi makanan bernutrisi, masyarakat juga menerima edukasi mengenai pengetahuan dasar dalam mengelola keuangan sejak dini," ujar Herman.

Komitmen Bank DBS Indonesia akan pemanasan global dan dampak sampah, terutama sampah makanan bagi lingkungan menggerakkannya untuk meluncurkan program ‘#MakanTanpaSisa’ di tahun 2020. 

Baca juga : DPRD DKI Yakin Gangguan Layanan Perbankan Di Bank DKI Tidak Akan Terulang Lagi

Tidak berhenti sampai di situ, pada April 2024, program ini berkembang menjadi ‘Food Rescue Warrior’ dengan fokus yang meluas mencakup ketahanan pangan. 

Sejak diluncurkan pada 2024, program Food Rescue Warrior berhasil menyelamatkan 257.469 kg surplus makanan, yang kemudian diolah menjadi 1.287.346 paket makanan dan didistribusikan kepada 57.048 penerima manfaat.

Selain itu, dengan dukungan dari FoodCycle Indonesia, Bank DBS Indonesia turut mendirikan dan mengelola tiga urban farm, serta mengelola 498.463 kg sampah makanan secara berkelanjutan. 

Dampak positif ini tercapai melalui sinergi dengan 28 mitra hotel dan 56 tenant makanan lainnya yang menjadi donor makanan surplus. 

Secara regional, pada tahun 2023, DBS Foundation telah mengumumkan pengalokasian dana senilai SGD 1 miliar dan 1,5 juta jam kegiatan sukarela karyawan (volunteering) selama 10 tahun ke depan untuk mengembangkan program yang fokus pada penyediaan kebutuhan dasar (providing essential needs) dan mendorong inklusi (fostering inclusion).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.