Dark/Light Mode

Pendapatan Kuartal I Naik, PGN Bukukan Laba Rp 1 T

Rabu, 30 April 2025 08:59 WIB
Pegawai PGN. (Foto: PGN)
Pegawai PGN. (Foto: PGN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 2 persen menjadi 967 juta dolar AS pada Kuartal I-2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di tengah tekanan geopolitik, fluktuasi harga energi, dan nilai tukar, pencapaian ini menjadi cerminan keberhasilan PGN dalam menjaga stabilitas bisnis dan memperkuat posisi sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan, pertumbuhan pendapatan tersebut didorong oleh penguatan operasional di berbagai lini serta langkah efisiensi dan optimalisasi investasi. “Kami menyikapi volatilitas pasar dengan mempercepat proyek strategis dan menjaga kelancaran operasional agar manfaat gas bumi tetap berdampak luas bagi ekonomi nasional,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Rabu (30/4/2025).

Baca juga : Kinerja Elnusa Tumbuh Positif, Pendapatan Kuartal I Capai Rp 3,73 Triliun

Tak hanya pendapatan yang tumbuh, PGN juga membukukan EBITDA sebesar 205 juta dolar AS dan laba bersih mencapai 62 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,037 triliun. Kinerja keuangan ini diperoleh di tengah tantangan eksternal, termasuk fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS dan yen Jepang, serta harga minyak global yang tidak stabil.

Selama Januari–Maret 2025, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 861 BBTUD dan melakukan transmisi sebesar 1.602 MMSCFD. Dengan tingkat keandalan infrastruktur yang mencapai 99,9 persen, PGN berhasil menjaga layanan kepada lebih dari 820 ribu pelanggan di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari 817.420 rumah tangga, 2.587 pelanggan kecil, serta 3.291 pelanggan industri dan komersial.

PGN terus memperkuat perannya dalam transisi energi nasional dengan mengakselerasi sejumlah proyek strategis. “Kami fokus pada efisiensi, kesinambungan pasokan gas, dan pengembangan infrastruktur seperti jaringan gas rumah tangga serta fasilitas LNG,” kata Fajriyah.

Baca juga : Kinerja Solid, BNI Bukukan Laba Rp 5,4 Triliun Di Kuartal I-2025

Di tengah keterbatasan pasokan gas pipa akibat penurunan produksi dari beberapa lapangan hulu di Jawa dan Sumatera, PGN meningkatkan pemanfaatan layanan regasifikasi LNG. Volume regasifikasi melalui FSRU Lampung meningkat menjadi 109 BBTUD, LNG Arun mencapai 128 BBTUD, dan FSRU Jawa Barat sebesar 294 BBTUD. Langkah ini memastikan kontinuitas pasokan energi bagi sektor kelistrikan dan pelanggan industri, termasuk pelanggan non-HGBT.

PGN juga mencatat kontribusi signifikan dari segmen lain: transportasi minyak sebesar 171.943 BOEPD, lifting migas 16.461 BOEPD, serta perdagangan LNG internasional yang mencapai 68 BBTUD. Diversifikasi portofolio ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan pendapatan di tengah fluktuasi pasar energi global.

PGN terus memperluas jangkauan distribusinya. Penunjukan sebagai pemegang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) di Kota Batam oleh BPH Migas menjadi tonggak penting bagi pengembangan jangka menengah. Hingga 2027, PGN menargetkan pembangunan sekitar 16.000 sambungan baru untuk rumah tangga, industri, dan pelanggan komersial di kawasan tersebut.

Baca juga : Pendapatan Bank Aladin Tumbuh 2 Kali Lipat Capai Rp 613 Miliar

“Kami menjalankan investasi strategis secara berkelanjutan agar utilisasi gas domestik meningkat dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Fajriyah.

PGN menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan energi melalui penguatan rantai pasok, eksplorasi sumber baru, dan kolaborasi erat dengan pemerintah serta pemangku kepentingan. Fokus diarahkan pada keberlanjutan pasokan gas bumi domestik, khususnya bagi sektor industri dan komersial yang menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

“Melalui konsolidasi strategi dan penguatan operasional, kami percaya bahwa gas bumi akan terus menjadi energi transisi yang andal dan terjangkau bagi masyarakat dan industri nasional,” tutup Fajriyah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.