Dark/Light Mode

Strategi Berjalan Mulus Pada Kuartal I-2025

Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp 13,2 T

Jumat, 2 Mei 2025 07:05 WIB
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/RM.ID)
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/RM.ID)

RM.id  Rakyat Merdeka - Strategi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mempercepat transformasi digital dan melakukan efisiensi operasional, berbuah manis. Laba bersih bank pelat merah itu meningkat pada kuartal I-2025.

Bank Mandiri mencatat mengantongi laba bersih konsolidasi mencapai Rp 13,2 triliun hingga Maret 2025, atau tumbuh 3,9 persen yoy (year on year).

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, capaian ini menunjukkan efektivitas strategi transformasi digital dan efisiensi operasional.

“Pada sisi rasio profitabili­tas, Return on Equity (ROE) Bank Mandiri juga mampu terjaga solid di level 20,8 persen secara bank only,” ungkap Dar­mawan dalam paparan Kinerja Triwulan I-2025 secara virtual, di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Darmawan menekankan, ak­selerasi dalam memperkuat eko­sistem wholesale dan perluasan penyaluran kredit berkelanjutan menjadi langkah utama perseroan.

Khususnya dalam menjaga kontribusi yang merata terhadap pertumbuhan ekonomi regional di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga : RI Tancap Gas Bangun Ekosistem AI Dan Chip

“Sinergi dengan berbagai mitra, serta partisipasi dalam program Pemerintah menjadi lang­kah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Mandiri memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami berkomitmen menjaga kinerja tetap sehat, memper­luas kolaborasi dengan berbagai pihak, dan mengoptimal­kan ekspansi bisnis di seluruh wilayah,” ujar Darmawan.

Dari sisi kredit konsolidasi Bank Mandiri tercatat sebesar Rp 1.672 triliun atau tumbuh 16,5 persen secara yoy, didorong oleh pertumbuhan positif baik di seg­men wholesale maupun retail.

“Selain menjadi pendorong uta­ma kinerja kredit, segmen wholesale juga menjadi bahan baku pertumbuhan segmen retail melalui ekosistemnya,” jelas Darmawan.

Ia menuturkan, pertumbuhan kredit Bank Mandiri tersebar merata di seluruh Indonesia. Ini menunjukkan efektivitas dari strtegi ekspansi yang inklusif.

Baca juga : Pelaksanaan Uji Emisi Jangan Angot-angotan

“Dan juga mencatatkan per­tumbuhan kredit dan DPK (Dana Pihak Ketiga) di atas rata-rata per­tumbuhan industri,” tambahnya.

Dalam penyaluran kredit, Bank Mandiri fokus membidik sektor-sektor prospektif dan resilient. Seperti konstruksi dan infrastruktur, energi, makanan dan minuman, serta sektor padat karya lainnya.

Adapun kredit corporate tumbuh sebesar 20 persen atau bertambah Rp 102 triliun menjadi Rp 608 triliun. Selain itu, kredit commercial tumbuh baik sepanjang kuartal I-2025 mencapai 21,4 persen yoy atau sebesar Rp 296 triliun.

Kredit kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara tahunan naik sebesar Rp 11 triliun menjadi Rp 136 triliun. Realisasi ini mempertegas komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.

Kinerja yang baik tersebut, juga diikuti oleh pertumbuhan yang berkualitas. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Per­forming Loan/NPL) secara bank only dapat dijaga di level 1,01 persen pada Maret 2025.

Hal ini juga berdampak pada perbaikan dari sisi biaya kredit atau Cost of Credit (CoC) yang membaik ke level 0,71 persen per Maret 2025, dari periode tahun sebelumnya 0,99 persen.

Baca juga : Barcelona 3-3 Inter Milan, Laga Semifinal Serasa Final

Darmawan menegaskan, pi­haknya terus memperkuat penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan kredit. Sekaligus mengoptimalkan per­tumbuhan bisnis yang sehat.

“Serta berkelanjutan seiring dengan percepatan ekspansi di berbagai sektor,” yakinnya.

Untuk itu, penguatan manaje­men risiko juga merupakan bagian penting dari strategi ekspansi. Sehingga tercatat NPL coverage ratio Bank Mandiri secara bank only terjaga di level 299 persen, yang mencerminkan ketahanan finansial yang kuat dalam mengantisipasi risiko kredit.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.