Dark/Light Mode

Kemenkop Dorong Banyumas Jadi Pelopor Kemajuan Kopdes Merah Putih

Sabtu, 3 Mei 2025 20:50 WIB
Kemenkop menggelar sosialisasi Kopdes/ Kel Merah Putihdi Banyumas, Sabtu (3/5/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)
Kemenkop menggelar sosialisasi Kopdes/ Kel Merah Putihdi Banyumas, Sabtu (3/5/2025). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dapat menjadi pelopor bagi perkembangan koperasi di Indonesia khususnya Koperasi Desa / Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih. 

Banyumas menjadi tempat kelahiran dari dua tokoh pelopor pengembangan koperasi di Indonesia yaitu Margono Djojohadikoesoemo (Kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto) dan Aria Wirjaatmadja. 

Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi berharap Banyumas dapat mengakselerasi pendirian / pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih agar tidak tertinggal dengan Provinsi lainnya yang sudah menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

"Banyumas tidak boleh tertinggal dan seharusnya untuk mengambil inisiatif di awal karena Kopdes ini lahir dari pemikiran dari seorang presiden putra dari keturunan Banyumas," ujar Zabadi dalam sosialisasi Kopdes/ Kel Merah Putih di Banyumas, Sabtu (3/5/2025). 

Kemenkop bersama dengan stakeholder terkait akan melakukan sosialisasi dan kick off pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih se Jawa Tengah di Semarang awal pekan depan. 

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Sabtu 3 Mei Hadir Di Kantor Kecamatan Bekasi Barat

Diharapkan dengan pelaksanaan kick off secara serentak tersebut, seluruh desa di Jawa Tengah dapat segera menindaklanjuti dengan melakukan Musdesus terutama bagi desa-desa di wilayah Banyumas.

"Ini menandai sebuah momentum penting sekaligus sebuah pergerakan ekonomi yang akan membawa perubahan besar bagi ekonomi di Indonesia terutama di desa-desa," katanya.

Lebih lanjut Zabadi mengatakab, ide pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih yang ditargetkan sebanyak 80.000 unit tersebut lahir dari sebuah kegelisahan Presiden RI terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat desa yang masih rendah. 

Diharapkan pada 12 Juli 2025, 80.000 unit Kopdes/ Kel tersebut dapat diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Melalui gerai yang akan dibangun di dalam ekosistem Kopdes/ Kel Merah Putih, nantinya masyarakat akan lebih mudah mendapatkan barang/ jasa yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Mulai dari pupuk, LPG, sembako hingga kebutuhan dasar lainnya yang merupakan produk subsidi dari pemerintah akan disediakan oleh Kopdes/ Kel Merah Putih.

Baca juga : Wamenkop Sebut Di Jawa Timur Sudah Terbentuk 1247 Kopdes Merah Putih

Skema penyaluran melalui Kopdes/ Kel ini akan lebih memberikan kepastian penyaluran subsidi pemerintah tepat sasaran dan dengan harga yang jauh lebih murah.

Di sisi lain ekosistem bisnis yang dijalankan Kopdes/ Kel secara perlahan akan menggeser bahkan menghilangkan praktik culas dari tengkulak hingga rentenir.

"Makanya saya mohon betul, karena pelopor pergerakan koperasi di tanah air kita ini dari Banyumas, maka Banyumas seharusnya tidak perlu nunggu untuk segera mengakselerasi pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih," ungkap Zabadi.

Setelah diresmikan dan berjalan secara operasionalnya, Kemenkop berencana akan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja Kopdes/ Kel di seluruh Indonesia. 

Dari 80.000 unit koperasi, akan dibuat 80 Kopdes/ Kel Merah Putih sebagai percontohan koperasi dengan sistem pengelolaan terbaik secara nasional. 

Baca juga : Perkuat Desa, Mendes & Kades Jatim Susun Strategi Kopdes Merah Putih

"Dari 80 Koperasi itu saya harap ada satu koperasi dari Banyumas yang masuk sebagai Kopdes/ Kel terbaik. Saya mohon dipastikan minimal ada satu saja Kopdes/ Kel Merah Putih dari sini (Banyumas) yang bisa menjadi contoh," ucap Zabadi. 

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewa Tri Lastiono juga menyampaikan dukungannya dalam pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di Banyumas. 

“Tentu kita akan support, karena ini program dari Pusat, nanti kita akan diskusikan apa yang harus dipersiapkan dalam percepatan ini,” ucap Sadewa. 

Ia menambahkan bahwa di Kabupaten Banyumas terdapat 301 desa dan 30 kelurahan. “Kabupaten Banyumas siap untuk menjadi mock upKopdes/Kel Merah Putih,” pungkas Sadewa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.