Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
LPKR Raih Laba Bersih Rp 169 Miliar Di Kuartal Pertama Tahun Ini
Senin, 5 Mei 2025 10:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estat dan layanan kesehatan terintegrasi terkemuka di Indonesia, berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 169 miliar pada Kuartal I 2025, berbanding terbalik dengan kerugian sebesar Rp 179 miliar pada triwulan pertama 2024. EBITDA sendiri sebesar Rp 375 miliar.
LPKR mempertahankan posisi likuiditas yang sehat dengan kas pada akhir periode meningkat menjadi Rp 2,77 triliun, dari Rp 2,62 triliun tahun sebelumnya, yang mencerminkan pengelolaan kas yang efektif.
Pada Kuartal I 2025, biaya bunga bersih turun 71 persen YoY menjadi Rp 93 miliar. Penurunan ini didorong oleh keberhasilan pelunasan obligasi sebesar Rp 1,04 triliun dan pinjaman bank sebesar Rp 740 miliar, yang menggarisbawahi komitmen LPKR untuk mengurangi utang sekaligus mengoptimalkan struktur modalnya.
Upaya ini telah menghasilkan neraca yang lebih kuat dan biaya pendanaan yang lebih rendah di masa mendatang.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Sabtu 3 Mei Hadir Di Kantor Kecamatan Bekasi Barat
Secara umum, pencapaian ini mencerminkan fokus Perusahaan pada pelaksanaan bisnis inti, kinerja operasional yang solid, manajemen biaya yang efisien, dan pengurangan hutang.
Segmen properti LPKR mencatat pra penjualan sebesar Rp 1,26 triliun pada Kuartal I 2025, mencapai 20 persen dari target tahun ini.
Hasil tersebut didukung oleh permintaan berkelanjutan untuk rumah tapak yang terjangkau di berbagai lokasi, dengan kontribusi 80 persen dari total pra penjualan yang mencerminkan minat yang kuat dari pembeli rumah pertama maupun pengguna akhir.
Proyek unggulan seperti Cendana Homes, XYZ Livin, dan Waterfront Uptown terus mendapatkan daya tarik, didukung oleh peluncuran Park Serpong Fase 4 dan Seri Blackslate di Tanjung Bunga, Makassar, dengan tingkat penyerapan masing-masing 96 persen dan 88 persen.
Baca juga : Per 1 Mei, Harga Pertamax Cs Turun, Cek Daftarnya Di Sini
Di Lippo Karawaci (Holdco), penjualan residensial menyumbang Rp 792 miliar, dengan tambahan kontribusi dari unit komersial (Rp 71 miliar), stok hunian bertingkat (Rp 28 miliar), tanah kavling (Rp 18 miliar), dan tanah pemakaman di San Diego Hills (Rp 31 miliar).
Anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) melaporkan pra penjualan Rp323 miliar, dengan rumah tapak dan rumah toko menyumbang lebih dari 96 persen dari total penjualan.
Proyek-proyek seperti XYZ Livin dan Cendana Spark North terus menarik minat pembeli. Segmen gaya hidup (mal dan hotel) LPKR melaporkan kinerja yang kuat pada kuartal ini, dengan pendapatan tumbuh 13 persen YoY menjadi Rp322 miliar. Laba kotor naik 34 persen menjadi Rp 239 miliar, sementara EBITDA naik 59 persen YoY menjadi Rp 106 miliar.
John Riady, Group CEO Lippo Indonesia, mengatakan memulai tahun 2025 dengan positif, didukung oleh eksekusi yang terfokus, ketahanan operasional, dan disiplin finansial yang kuat.
Baca juga : Indofood Cetak Laba Rp 2,72 T dalam Di Kuartal I-2025, Naik 11 Persen
"Strategi kami dalam menyediakan hunian terjangkau terus mendapatkan respons positif dari konsumen akhir, sementara upaya pengurangan utang mulai menunjukkan hasil nyata melalui penurunan biaya bunga," ujarnya.
Lippo tetap berkomitmen untuk memperluas akses terhadap hunian berkualitas bagi lebih banyak masyarakat Indonesia.
"Sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan," tutup John.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya