Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Target Produksi Migas Nasional, PHM Gelar Sail Away Topside Proyek SNB AOI
Rabu, 7 Mei 2025 18:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional Kalimantan, Subholding Upstream Pertamina, menggelar seremoni sail away tahap kedua untuk topside platform WPN7 dan WPN8 Proyek Sisi Nubi AOI di fasilitas milik PT Meindo Elang Indah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Kegiatan ini melanjutkan sail away tahap pertama untuk topside platform WPS4 dan WPS5 yang telah dilaksanakan pada 28 April 2025.
Tahap ketiga dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2025 untuk WPN5 dan WPN6.
General Manager PHM Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional, melalui kegiatan pengeboran eksplorasi dan eksploitasi.
Baca juga : Dukung Semangat Perdamaian, Uniqlo Gelar Workshop Seni Bouquet of Peace
“Proyek SNB AOI adalah salah satu proyek strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi migas di Wilayah Kerja Mahakam. Setiap platform dirancang dengan kapasitas produksi rata-rata 30 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD),” ujar Setyo dalam keterangan tertulis perusahaan, Rabu (7/5/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa pengeboran ditargetkan dimulai pada semester II tahun ini dan akan onstream pada kuartal IV 2025.
Proyek ini mengadopsi teknologi Suction Pile Foundation yang memungkinkan instalasi struktur bawah laut secara efisien dan ramah lingkungan pertama kalinya diterapkan di Indonesia.
PHM juga mencatat lebih dari 7 juta Jam Kerja Selamat dalam pelaksanaan proyek ini, mencerminkan komitmen terhadap keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.
Baca juga : Di Manasik Nasional, Dahnil Sampaikan Harapan Prabowo Terkait Sukses Haji 2025
Senior Expert Project Management Office Upstream PT Pertamina (Persero) Bambang Arief Wicaksono menyebut, proyek SNB AOI sebagai salah satu prioritas utama Subholding Upstream Pertamina.
“Keberhasilan proyek ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja investasi Pertamina secara keseluruhan,” ungkapnya.
Kepala Departemen Pengelolaan Proyek Divisi Manajemen Proyek SKK Migas Kosario M. Kautsar turut menyampaikan bahwa SNB AOI adalah salah satu dari 15 proyek strategis Hulu Migas yang ditargetkan onstream pada kuartal IV-2025.
Ia menekankan pentingnya fokus terhadap keselamatan dan penyelesaian proyek sesuai Work Program & Budget (WP&B) 2025.
Baca juga : Dukung Transisi Energi Bersih, EPN Bangun PLTS Atap di Pabrik DAC
Proyek SNB AOI berlokasi sekitar 25 kilometer lepas pantai Delta Mahakam, Kalimantan Timur, di kedalaman 60–80 meter.
Selain enam topside platform, proyek ini juga melibatkan pemasangan enam unit jacket dan 22 kilometer pipa bawah laut yang menghubungkan anjungan baru ke fasilitas eksisting.
PHM menjalankan seluruh kegiatan operasi dengan mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dan terus mendorong inovasi teknologi untuk menyediakan energi yang aman, andal, patuh, dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya