Dark/Light Mode

Bob Azam Apindo: Outsourcing Perlu Diperbaiki, Bukan Dihapus

Sabtu, 10 Mei 2025 14:21 WIB
Bob Azam. (Foto: ist)
Bob Azam. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Apindo Bidang Ketenagakerjaan, Bob Azam mengatakan, sistem outsourcing tidak seharusnya dipandang negatif atau dihapus. Menurutnya yang harus dilakukan adalah diperbaiki agar dapat memberi perlindungan yang layak bagi para pekerja.

Menurut Bob, outsourcing pada dasarnya adalah bentuk kemitraan antara perusahaan besar dengan perusahaan menengah atau kecil. “Yang banyak menerima manfaat dari outsourcing justru perusahaan-perusahaan menengah kecil. Jadi sebenarnya tidak semuanya buruk,” ujarnya.

Namun, ia mengakui praktik outsourcing di lapangan, terutama di lingkungan BUMN, kerap menimbulkan masalah. Bob menyoroti pengurangan gaji, tidak adanya perlindungan dasar seperti upah minimum dan jaminan sosial (BPJS), sebagai permasalahan yang harus dibenahi. “Itu problem praktik. Kalau dibiarkan, malah bisa lebih buruk. Jangan sampai outsourcing dihapus lalu pekerjanya masuk ke sektor informal yang tidak terlindungi sama sekali,” katanya.

Baca juga : Budi Arie: Jokowi Dukung Penuh Kopdes Merah Putih

Bob menyatakan, sektor informal kini menyerap lebih dari 60 persen tenaga kerja di Indonesia, dan jumlahnya terus meningkat. “Kalau outsourcing dihapus, bukan berarti mereka otomatis jadi pekerja tetap. Justru bisa lari ke pekerjaan informal yang tidak ada pengawasan sama sekali,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah untuk memperbaiki sistem outsourcing dengan menekankan pentingnya perlindungan dasar bagi pekerja. “Asuransi seperti BPJS itu harus. Pengupahan juga harus diatur jelas. Jangan ada diskusi lagi soal itu,” tegasnya.

Bob juga menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam undang-undang ketenagakerjaan agar dunia usaha tidak merasa khawatir untuk berinvestasi. Ia mencontohkan negara seperti India dan Filipina yang berhasil memanfaatkan outsourcing secara global di bidang IT dan layanan pelanggan.

Baca juga : Politisi Golkar Usulkan Amandemen UUD 45...

Menanggapi wacana penghapusan outsourcing, Bob mengapresiasi sikap Presiden yang menurutnya cukup bijak. “Presiden realistis. Beliau melihat dua sisi,” ujarnya.

Bob menutup dengan menekankan pentingnya menciptakan lebih banyak lapangan kerja formal agar masyarakat tidak terus bergantung pada sektor informal. “Daripada membiarkan mereka di pekerjaan informal, lebih baik kita siapkan sistem outsourcing yang lebih manusiawi dan berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.