Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pefindo Naikkan Peringkat PMS Jadi idA Dengan Prospek Stabil
Rabu, 14 Mei 2025 12:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Pratama Mitra Sejati (PMS) dari rating idA- menjadi idA dengan prospek stabil.
Kenaikan rating ini mencerminkan kemampuan yang dimiliki Perusahaan dalam menjaga kondisimarjin laba yang stabil dan profil keuangan yang kuat. Adapun periode rating untuk subsidiary dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) ini berlaku untuk periode 22 April hingga 1 November 2025.
Presiden Direktur PMS, Quartantyo Wijanarko menyampaikan bahwa peningkatan rating ini, memang tak lepas dari inovasi dan improvement yang dilakukan PMS dalam meningkatkan kinerjanya.
Baca juga : Menteri Nusron Bagikan 811 Sertipikat di Parangtritis: Gunakan Sebaik-baiknya
“Sepanjang 2024, Perusahaan mampu meningkatkan pangsa pasar bisnis kendaraan secara signifikan di berbagai segmen, baiksegmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun swasta nasional” jelas Quartantyo di Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Kinerja operasional Perusahaan terus tumbuh secara konsisten,termasuk dari sisi pendapatan dan laba bersih dengan tetap mempertahankan posisi keuangan yang kuat. Terbukti hingga akhir 2024, pendapatan PMS meningkat 19 persen secara Year on Year(YoY) menjadi Rp 428,1 miliar, dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 358,3 miliar. Kenaikan pendapatan usaha tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis jasa kendaraan dan bisnis sewa ruang kantoryang terus meningkat. Selain itu, per 31 Desember 2024,Perusahaan telah memiliki armada sebanyak 3.554 unit kendaraan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sejurus dengan itu, realisasi laba bersih Perseroan ikut tumbuh hingga akhir 2024. Tercatat laba Perseroan naik 17 persen YoYmenjadi Rp 84,2 miliar dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 72,1 miliar. Sedangkan, EBITDA Perseroan mencapai Rp 294,6 miliar atau naik 21 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 243,6 miliar.
Baca juga : Program Nawakara Gemilang Ajak Anak Jadi Pahlawan Lingkungan Di 6 Kota
Perusahaan juga memperoleh dukungan yang semakin kuat dari Pertamina Group dan Induk Perusahaan Tugu Insurance, termasuk melalui penerapan sistem Liquidity Control Tower (LCT) dan Inter Company Funding (ICF). Ke depan, harapannya PMS bisa menjadi top 5 perusahaan jasa sewa kendaraan di Indonesia dan memberikan nilai optimal bagi seluruh stakeholder.
Diketahui, PMS sebagai bagian dari Tugu Insurance dan Pertamina Group, didirikan di Jakarta pada 15 Januari 1990 untuk memberikan pelayanan di bidang jasa sewa ruang kantor. Hingga saat ini, Perseroan memiliki lima buah gedung yang berlokasi strategis di Jakarta dan Surabaya.
Dengan tumbuhnya kebutuhan pasar akan penyewaan kendaraan, maka pada 26 November 1999, PMS mulai membangun bisnis usaha di bidang jasa transportasi yang sekarang dikenal dengan Tugu Rent. Saat ini, PMS telah menjadi kepercayaan untuk melayani berbagai perusahaan baik BUMN maupun swasta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya