Dark/Light Mode

Siapkan Layanan Penyeberangan Batam-Johor

Bos ASDP Patok Mulai Beroperasi Tahun Ini

Minggu, 25 Mei 2025 07:00 WIB
Direktur Utama ASDP Heru Widodo. (Foto: Instagram/heru_wido2)
Direktur Utama ASDP Heru Widodo. (Foto: Instagram/heru_wido2)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) tengah menyiapkan layanan penyeberangan internasional, Batam-Johor Bahru, Malaysia. Rute ini dipatok mulai beroperasi semester II tahun ini.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pihaknya berupaya memperluas layanan penyeberangan. Tidak hanya pada rute domestik, tetapi rute internasional, seperti Batam-Johor Bahru, Malaysia, yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester 2 tahun 2025.

“Sebetulnya, isu ini sudah lama dan muncul kembali. Kami targetkan semester dua tahun ini sudah bisa diselesaikan dan ber­jalan,” kata Heru Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (24/5/2025).

Heru menjelaskan, rute Inter­nasional Batam-Johor ini juga sudah diminta salah satu Kemen­terian untuk segera dipercepat prosesnya.

Namun, kata Heru, pembu­kaan jalur internasional ini ti­dak bisa tergesa-gesa karena bersentuhan dengan beberapa kebutuhan stakeholder.

Baca juga : Pram Patok Terbentuk Juli, Beroperasi Oktober

Sebab, rute tersebut menyang­kut hubungan antarnegara atau Goverment to Goverment (G to G). Belum lagi untuk penye­berangan internasional, harus melibatkan aparat kepolisian yang mengawasi kendaraan ke­luar masuk lintas negara.

“Nah, pemberlakuan plat no­mornya nanti seperti apa? Itu yang masih dibahas,” jelasnya.

Pun begitu dengan rencana rute pelayaran Maritaing (Alor) ke Timor Leste, yang sampai saat ini masih dalam pembicaraan lebih lanjut dengan pemangku kepentingan terkait.

Selain rute internasional, sam­bung Heru, pihaknya tengah berupaya menghubungkan rute domestik yang padat penum­pang.

Yaitu rute perjalanan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Desa Canggu di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Dan sebaliknya, dengan taksi air atau Water Taxi.

Baca juga : Napoli Juara Liga Mahakarya Conte

Heru mengaku, pada Jumat (23/5/2025), dilakukan perte­muan dengan Gubernur Bali untuk membicarakan terkait lokasi yang pasti untuk pembangunan dermaganya.

“Kami didorong terus untuk percepatan. Paling tidak, akhir tahun nanti sudah selesai dan bisa segera soft launching di Bali,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Operasi dan Trans­formasi ASDP Indonesia Ferry Rio Theodore Natalianto Lasse menerangkan, sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, dan menjajaki kerja sama dengan pemilik kapal yang akan digunakan untuk taksi air itu.

“Rencana pembukaan water taxi ini, juga untuk mendukung sektor pariwisata di daerah Bali, yang sudah mulai padat kenda­raan,” katanya.

Selain itu, dengan semakin tingginya penerbangan yang masuk dan keluar Denpasar-Bali, juga menjadi potensi bisnis bagi ASDP untuk membuka rute pelayanan baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Baca juga : 3 Pembalap Yamaha Nangkring Di 10 Besar

Saat ini, survei untuk pem­bangunan dermaga di Canggu sudah dilakukan. Sementara terkait keamanan perairan di daerah tersebut juga sedang dalam survei.

Berdasarkan Batimetri, yaitu studi tentang kedalaman dasar perairan, seperti lautan, sungai, atau danau dan pemetaan ben­tuk topografi dasar, Rio bilang, kedalaman laut sudah didapat.

Dengan begitu, jika sudah berjalan, waktu tempuh taksi air dari bandara ke Canggu dan sebaliknya, hanya butuh waktu sekitar 15 menit.

“Tidak boleh sampai 30 menit perjalanan, karena harus bersaingnya dengan taksi daring (dalam jaringan),” tukasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.