Dark/Light Mode

Percepat Kesepakatan Kerja Sama Perdagangan

Indonesia-EAEU Perluas Akses Pasar & Investasi

Sabtu, 31 Mei 2025 07:05 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) berkomitmen mempercepat penyelesaian perundingan Indonesia–EAEU Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Kesepakatan dagang ini diharapkan menjadi fondasi penguatan kerja sama perdagangan dan investasi kedua pihak.

Komitmen tersebut disampai­kan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Mem­ber of the Board–Minister in Charge of Trade of the Eurasian Economic Commission (EEC) Andrey Slepnev.

Airlangga mengatakan, Pe­merintah Indonesia terus men­dorong penguatan kerja sama ekonomi dengan negara mitra dan kawasan strategis lainnya.

Pertemuan ini juga merupa­kan bagian dari tindak lanjut perundingan I-EAEU FTA yang telah diluncurkan pada Desem­ber 2022.

Eks Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan, da­lam pertemuan tersebut diba­has perkembangan negosiasi I-EAEU FTA. Termasuk isu-isu strategis seperti peningkatan akses pasar bagi produk unggulan dari kedua belah pihak.

Baca juga : Insentif Fiskal & Perizinan Tarik Investor Geothermal

“Perundingan dapat disele­saikan tahun ini, mengingat sebagian besar isu utama telah disepakati dan prosesnya sudah pada tahap finalisasi,” ujar Air­langga dikutip di Jakarta, Jumat (30/5/2025).

Mantan anggota DPR ini menegaskan, kesepakatan itu akan menjadi landasan penting dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan ka­wasan Eurasia.

“Terwujudnya I-EAEU FTA akan memberikan sinyal positif bagi pasar ekonomi global,” imbuhnya.

Airlangga juga mengatakan, EAEU merupakan mitra strategis potensial dengan jumlah pen­duduk lebih dari 180 juta orang.

Nilai perdagangan Indonesia dengan EAEU menunjukkan tren positif. Total perdagangan men­capai 4,09 miliar dolar AS pada tahun 2024, naik hampir 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga : Biar Berfungsi Optimal, Jangan Lupa Dirawat Ya

“Ini menunjukkan bahwa kita adalah good friends and true friends. Itulah gunanya sahabat. Selama turbulence time, kita bisa menyelesaikan negosiasi dan bernavigasi ke arah yang sama,” jelas Airlangga.

Andrey Slepnev menambahkan, EAEU ingin melakukan diversi­fikasi perdagangan dengan Indo­nesia. Pihaknya siap membuka ruang dialog antara pelaku usaha kedua belah pihak untuk saling memahami potensi kolaborasi.

Slepnev uga mengakui bahwa ekonomi Indonesia tumbuh lebih cepat dibanding negara lain, ter­masuk negara-negara di Eropa.

Menurutnya, negara ang­gota EAEU mencatat rata-rata pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,4 persen, lebih tinggi dari rata-rata per­tumbuhan global.

“Pertumbuhan PDB Indonesia yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir mencerminkan keberhasilan kebijakan yang dijalankan,” ujar Slepnev.

Baca juga : Dhika Himawan, Masih Sleep Call Meski Udah Nikah

Menurutnya, hal tersebut meru­pakan peluang strategis bagi kedua pihak untuk memperkuat kerja sama dan saling mendukung. Khususnya dalam menghadapi di­namika perdagangan internasional yang penuh tantangan.

Slepnev berharap, pertemuan ini memperkuat komitmen kedua pihak dalam menyelesaikan pe­rundingan FTA secara tepat wak­tu. Sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas dan saling menguntungkan antara Indonesia dan negara-negara anggota EAEU. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.