Dark/Light Mode

Lewat Program Electrifying Marine, PLN Dorong Produktivitas Nelayan Pesisir Di Muara Angke

Jumat, 20 Juni 2025 17:34 WIB
Foto bersama PLN UIP JBB, RW 022, Kelurahan Pluit, bersama para Nelayan Pesisir Muara Angke dalam agenda penyerahan bantuan Program TJSL Electrifying Marine yang di Kantor Sekretariat RW 022, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara. (Foto: Dok. PLN UIP JBB)
Foto bersama PLN UIP JBB, RW 022, Kelurahan Pluit, bersama para Nelayan Pesisir Muara Angke dalam agenda penyerahan bantuan Program TJSL Electrifying Marine yang di Kantor Sekretariat RW 022, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara. (Foto: Dok. PLN UIP JBB)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP JBB memberikan bantuan kepada nelayan tradisional di pesisir Muara Angke, Jakarta Utara.

Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP JBB Cepy Nursyamsi Ardiansyah mengatakan, pihaknya memiliki program Electrifying Marine yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik di sektor kelautan dan perikanan.

Cepy menambahkan, hal ini sekaligus, bentuk dukungan PLN terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

"Program ini berupa bantuan peningkatan produktivitas nelayan pesisir, sehingga kami menyerahkan peralatan modern berbasis listrik seperti panel surya, freezer, fish detector, light fishing dan peralatan lainnya untuk mendukung produktivitas dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak," ujar Cepy, melalui keterangan resminya, Jumat (20/6/2025).

Baca juga : Ibas Kawal Program Bedah Rumah Hingga Program Pangan Lestari Di Pacitan

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor Sekretariat Rukun Warga (RW) 022, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, Kamis (19/6/2025).

Cepy menambahkan, program ini tidak hanya mencakup pemberian alat, tetapi juga pelatihan penggunaan teknologi kelistrikan, serta pengelolaan usaha agar para nelayan dapat memaksimalkan hasil tangkap dan pendapatan mereka.

Melalui electrifying marine, para nelayan dapat memanfaatkan teknologi berbasis kelistrikan untuk meningkatkan hasil tangkap, mengurangi biaya operasional, dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

"PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik. Tetapi, juga mitra pertumbuhan masyarakat,” kata Cepy.

Pihaknya memilih kawasan tersebut sebagai lokasi penerima bantuan karena potensinya yang besar di sektor perikanan.

Baca juga : Mardiono Dorong Produktivitas Pangan NTT, Untuk MBG Hingga Swasembada Pangan

Berdasarkan data Kota Jakarta Utara Tahun 2024, dari Badan Pusat Statistik (BPS), Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke merupakan penghasil produksi ikan kedua terbesar di Jakarta Utara.

Sebagai informasi, acara diawali dengan Pelatihan Smart Fisheries oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Utara Ainul Jariah Al Hamra. Disusul pembekalan Manajemen Usaha, Keuangan dan Pemasaran oleh Zulkifli dari Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jakarta Utara.

Cepy melihat, pelatihan ini disambut antusias para nelayan yang ingin berkembang secara mandiri.

Di kesempatan yang sama, Ketua RW 022 Bani Sadar mengapresiasi, kontribusi PLN dalam meningkatkan produktivitas nelayan pesisir Muara Angke.

Menurutnya, peralatan ini bukan hanya alat kerja. Tetapi, bentuk nyata harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik bagi para nelayan tradisional.

Baca juga : Peringati Harkitnas 2025, Pramono Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan Di Jakarta

“Terima kasih kepada PLN yang telah hadir untuk mendampingi nelayan kami,” ungkapnya.

Terpisah, General Manager PLN UIP JBB Defiar Anis menjelaskan, program Electrifying Marine merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendorong transisi energi yang berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Selain itu, sebagai unit yang membangun infrastruktur ketenagalistrikan, pihaknya juga tidak hanya memastikan pasokan listrik yang andal, tetapi juga mendorong pemanfaatan energi listrik untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal.

Karenanya, para nelayan Muara Angke dapat mengoptimalkan potensi kelautan yang dimiliki secara berkelanjutan, sekaligus mengambil peran dalam mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih dan efisien.

"Kami harap, program ini menjadi langkah konkret dalam membangun masyarakat pesisir yang lebih mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkas Anis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.