Dark/Light Mode

Mardiono Dorong Produktivitas Pangan NTT, Untuk MBG Hingga Swasembada Pangan

Sabtu, 24 Mei 2025 17:43 WIB
Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kantor Gubernur NTT di Kupang, Kamis (22/5/2025). Foto: Istimewa
Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kantor Gubernur NTT di Kupang, Kamis (22/5/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melaksanakan koordinasi terkait ketahanan pangan.

Muhamad Mardiono mengatakan, letak geografis Provinsi NTT yang merupakan kepulauan membuat harga pangan lebih tinggi karena masih didatangkan dari luar daerah. Maka, Muhamad Mardiono mendorong produktivitas pangan di NTT.

"Diketahui Provinsi NTT ini merupakan kepulauan, harga pangan jadi tinggi karena masih ada yang dikirim dari luar daerah. Kami melakukan koordinasi untuk mendorong produktivitas pertanian di NTT bisa ditingkatkan secara masif," kata Muhamad Mardiono, di kantor Gubernur NTT di Kupang, Kamis (22/5/2025).

Baca juga : Bamsoet Dorong Menteri Ekonomi Gercep Tangani Peningkatan Pengangguran

Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini menyebut bahwa pemerintah pusat akan memberikan dukungan kepada daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan secara nasional, khususnya di NTT.

"Nantinya Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan kepada Provinsi NTT agar bisa mencapai swasembada pangan. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa swasembada pangan harus tumbuh dari rakyat sehingga kekuatan ketahanan pangan ini dimiliki oleh rakyat," imbuhnya.

Muhamad Mardiono berharap, ketahanan pangan selain untuk kebutuhan dalam negeri, juga bisa memenuhi kebutuhan ekspor.

Baca juga : Menko PM Dorong Pemberdayaan Desa Wisata Secara Berkelanjutan

Menurutnya, NTT banyak punya potensi di bidang pangan salah satunya ternak sapi yang sudah dikenal sejak nenek moyang.

"Di provinsi NTT banyak keunggulan, di dalamnya termasuk ternak sapi. Kami juga membahas agar produksi daging sapi terus ditingkatkan, di samping untuk memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) juga untuk masyarakat, supaya tidak bergantung impor untuk memenuhi kebutuhan proteinnya," lanjutnya.

Sementara, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi kedatangan UKP Bidang Ketahanan Pangan. Menurut Politisi Golkar, kedatangan Muhamad Mardiono ini dapat membantu Pemprov NTT dalam hal kemajuan pertanian atau ketahanan pangan.

Baca juga : Radian Syam Dorong Pendidikan Inklusif untuk Bangun Kesadaran Hukum Sejak Dini

"Kami berterima kasih dikunjungi oleh Bapak Utusan Khusus Presiden yang menangani urusan pangan di negeri ini. Tentu kami mendapat banyak masukan tadi, catatan bagaimana kami memahami dengan baik program swasembada pangan dari Bapak Presiden Prabowo," kata Melki.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.