Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BSI International Expo 2025 Incar Transaksi Business Matching Hingga Rp 290 Miliar
Senin, 23 Juni 2025 19:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI, menyasar target transaksi hingga Rp 290 miliar dari potensial business matching bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam event BSI International Expo 2025.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, event internasional kedua BSI ini hadir guna menghubungkan para pelaku bisnis, investor, pengusaha, dan UMKM melalui business matching yang diikuti lebih dari 20 negara.
“Nilai target Rp 290 miliar dari sektor UMKM tahun ini, setara dengan sekitar 17,7 juta dolar Amerika Serikat (AS). Dengan target tersebut, BSI berkomitmen memperluas kontribusi sektor halal ke bisnis global,” ujarnya dalam konferensi pers jelang penyelenggaraan BSI International Expo 2025 di Jakarta, Senin (23/6/2025).
BSI International Expo 2025 hadir dengan mengusung tema ‘Engaging Indonesia in the Global Halal Industry,’ dan akan digelar pada 26-29 Juni 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Pada penyelenggaraan BSI International Expo tahun lalu, total transaksi dari segmen retail dan wholesale selama acara mencapai sekitar Rp 2,4 triliun.
“Tahun ini kami berharap bisa melampaui target tersebut. Karena akan lebih banyak peserta, produk, hingga negara potensial buyer yang akan datang,” katanya.
Anton menegaskan, BSI International Expo 2025 sebagai momentum untuk mempertegas komitmen pada inovasi digital dan memperkokoh kolaborasi, guna mengakselerasi pengembangan Islamic ecosystem dan layanan bank emas (bullion bank) di Tanah Air. Bahkan, penyelenggaraan BSI International Expo 2025 juga menjadi langkah konkret dan kontribusi BSI untuk mendorong Indonesia naik ke peringkat 1 Global Islamic Economic Indicator.
Salah satunya, dengan menghadirkan berbagai produk dan layanan inovatif BSI.
Baca juga : BSI International Expo 2025 Hadirkan Maher Zain Secara Ekslusif
“Kami menjembatani rantai ekosistem ekonomi halal dari hulu hingga hilir dengan sentuhan user experience,” ujarnya.
Layanan dari hulu ke hilir BSI mulai dari haji dan umrah, halal lifestyle, Islamic education, bank emas, BSI Griya, BSI OTO, yang terintegrasi lewat superapps BYOND by BSI, BEWIZE, BSI Bank Emas.
Menurut Anton, bisnis emas dan Islamic ecosystem berkontribusi baik pada kinerja keuangan bank.
Dari Islamic ecosystem yang berfokus pada layanan haji dan umrah, Islamic education dan halal lifestyle, sociobisnis dan organisasi islam, BSI mampu meraig pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang positif, meski kondisi likuiditas saat ini masih menantang.
Hal ini tercermin dari perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari segmen Islamic ecosystem mencapai Rp 13 triliun, tumbuh 12,81 persen year to date (ytd).
Selain itu, segmen pendidikan Islam jenjang SD Sekolah Menengah hingga perguruan tinggi juga menyokong pertumbuhan 10,20 persen ytd dengan outstanding Rp 4 triliun.
Adapun socio bisnis dan organisasi Islam tumbuh 24,56 persen dengan pencapaian Rp 5 triliun, serta penempatan dana dari travel haji khusus serta layanan Kesehatan Islam mencapai Rp 3,2 triliun.
Di luar dana dari travel haji, BSI mengelola tabungan haji dengan outstanding saat ini Rp 14 triliun atau sebanyak 5,8 juta rekening.
Baca juga : Sedot 20 Ribu Pengunjung, JKF 2025 Bukukan Transaksi Rp 21 Miliar
Selain Islamic ecosystem, bisnis emas BSI juga naik signifikan terlebih sejak diresmikannya BSI sebagai Bank Emas pada 26 Februari 2025 lalu.
Per April 2025, emas kelolaan BSI mencapai 18,34 ton terdiri atas BSI emas melalui Byond 0,83 ton, gadai emas 7,3 ton dan cicil emas 10,2 ton.
Sementara itu, volume transaksi mencapai 5,95 ton yang terdiri atas BSI Emas melalui Byond by BSI 1 ton dan cicil emas 4,8 ton. Pertumbuhan BSI emas melalui Byond by BSI di atas 100 persen secara month to date.
Di kesempatan yang sama, Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking BSI Saut Parulian Saragih menambahkan, melalui BSI International Expo 2025, perseroan juga memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memacu pengembangan sektor halal, penguatan implementasi ESG.
Optimalisasi layanan digital serta memperkuat akses permodalan dan pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Konsistensi BSI dalam mengakselerasi sektor halal ditunjukkan dari pembiayaan di sektor ini, mencapai Rp 24,015 miliar per Maret 2025, atau sebesar 8,36 persen dari total pembiayaan BSI,” katanya.
Beberapa sektor ekonomi halal yang didukung antara lain makanan dan minuman, fesyen, serta farmasi dan kosmetik.
“Untuk segmen UMKM, perseroan telah menyalurkan pembiayaan kepada segmen UMKM dengan total Rp 49,3 triliun bagi lebih dari 380 ribu UMKM di seluruh Indonesia,” rinci Saut.
Baca juga : BNI Java Jazz Festival 2025 Bikin Cuan, Nasabah Bawa Pulang Emas Hingga Motor
Secara konsisten, BSI memfasilitasi UMKM naik kelas baik di nasional maupun kancah global. Lewat pendampingan, pelatihan keuangan dan skill melalui 4 BSI UMKM Center di Aceh, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.
Selain itu, program inkubasi wirausaha Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur yang bertujuan mencetak wirausaha muda yang kompeten dan bisa bersaing dengan usaha mapan.
BSI International Expo menjadi event tahunan untuk memperkuat peran Indonesia dalam tatanan global melalui pengembangan rantai nilai halal yang kokoh dan peningkatan kerja sama ekonomi.
Literasi ekonomi syariah untuk menaikkan angka literasi syariah yang saat ini masih pada angka dibawah 10 persen.
Acara ini juga mendorong inklusi keuangan syariah lewat inovasi layanan digital BSI Bank Emas, Byond by BSI, Bewize by BSI, Cash Management, BSI QRIS dan e-channel BSI lainnya.
“BSI International Expo 2025 menjadi ajang deal business sektor halal agar mampu menembus pasar internasional,” ujarnya.
Selain itu, acara ini akan mengenalkan rantai halal dari hulu hingga hilir dan potensial halal ekosistem yang bisa jadi instrumen ekonomi yang menguntungkan dan sesuai syariah.
BSI juga menawarkan program menarik untuk deal atau transaksi yang berlangsung selama expo berlangsung seperti pendaftaran haji dan umrah, pembelian produk emas, mobil, rumah dan lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya