Dark/Light Mode

UMKM Binaan Jamkrindo

Acil Imas Konsisten Kembangkan Sasirangan sebagai Produk Unggulan Khas Banjarmasin

Jumat, 27 Juni 2025 10:53 WIB
Produk kain sasirangan brand Acil Imas, UMKM binaan Jamkrindo. (Foto: Ahmad Ali/RM)
Produk kain sasirangan brand Acil Imas, UMKM binaan Jamkrindo. (Foto: Ahmad Ali/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bermula dari hobi dan ketertarikan pada motif kain sasirangan, Rina Basrindu, yang dikenal dengan nama brand Acil Imas, kini menjelma sebagai salah satu pengusaha sasirangan yang konsisten dan dikenal di Banjarmasin.

Perjalanan bisnisnya dimulai pada tahun 2009, saat dia mulai membuat kain sasirangan untuk dipakai sendiri. Tak disangka, kerabat dan teman-temannya banyak yang menyukai karya tersebut. “Banyak yang suka karena kain saya ini bisa dibilang limited. Motifnya unik dan tidak pasaran,” ujarnya.

Rina menceritakan, kecintaannya pada kain sasirangan mendorongnya untuk kerap mengunjungi pengrajin-pengrajin lokal. Dia bahkan tertarik membeli produk-produk yang dianggap gagal oleh pengrajin karena tidak sesuai pesanan. “Buat saya, justru itu menarik karena hanya ada satu—unik,” kenangnya.

Sasirangan adalah kain tradisional khas suku Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Teknik pembuatannya menggunakan metode jelujur, yaitu menjahit kain mengikuti pola, lalu mengikat dan mencelupkannya ke dalam pewarna.

Proses ini menjadikan setiap kain sasirangan bersifat unik, mirip batik namun dengan filosofi dan corak tersendiri. Kini, sasirangan telah bertransformasi menjadi bahan busana modern, mulai dari pakaian kerja, pesta, hingga gaya kasual.

Baca juga : SBY Terima Kasih Prabowo Kembangkan Unhan: Sangat Membanggakan

Melihat antusiasme pasar, pada tahun 2012 Rina memutuskan menekuni usaha ini secara serius. “Kalau batik bisa dibuat menjadi berbagai produk dan terkenal, saya yakin sasirangan juga bisa,” ujarnya optimistis.

Awalnya, dia hanya dibantu satu penjahit dan bekerja sama dengan pengrajin untuk proses produksi.

Mengingat proses pembuatan sasirangan cukup kompleks, mulai dari pembuatan pola, menjelujur, hingga pewarnaan, Acil Imas kini menggandeng beberapa rekan pengrajin. Permintaan pun terus meningkat, termasuk dari segmen biro perjalanan haji dan umrah, perusahaan, hingga lembaga pendidikan.

“Saat ini, saya sudah bekerja sama dengan tiga biro travel haji yang rutin memesan hingga 300 potong kain,” ungkapnya.

Selain memperkuat produksi, Rina juga turut memberdayakan warga sekitar sebagai tenaga kerja, mulai dari bagian produksi hingga kurir. Dia menyebut, kekuatan warna adalah salah satu ciri khas produknya yang menjadi perhatian utama dalam menjaga kualitas.

Baca juga : Garuda Indonesia Terbangkan Bantuan bagi Korban Gempa Myanmar

“Karena ini berangkat dari hobi, dari cinta. Saya tidak mungkin memberikan produk yang tidak bagus kepada pelanggan. Mereka juga sudah mengenali karakter kain Acil Imas. Selain motif, kekuatan warnanya yang jadi pembeda,” jelasnya.

Dalam pengembangan usaha, Rina mengaku masih menghadapi tantangan, terutama pada ketersediaan bahan baku dan tenaga kerja terampil. Bahan baku masih didominasi oleh produk impor, baik kain maupun zat pewarna. Selain kain sutera, dia juga menyukai penggunaan satin dan tenun Jepang karena kualitas dan tampilannya menyerupai sutera, namun dengan harga lebih terjangkau.

Untuk tenaga jahit, Rina bersyukur karena kondisi kini jauh lebih baik dibanding awal usahanya. “Dulu saya sampai kirim jahitan ke Bandung, sekarang alhamdulillah sudah bisa dikerjakan di Banjarmasin sendiri. Banyak juga tenaga lokal yang terlatih berkat pelatihan-pelatihan dari dinas,” ujarnya.

Dalam hal pemasaran, Rina lebih memilih penjualan secara langsung di rumah dan kafe, serta terbatas melalui media sosial. Rina lebih memilih metode penjualan tatap muka untuk menjaga kepuasan pelanggan dan menghindari ketidaksesuaian ekspektasi, karena motif yang dihasilkan secara handmade sering kali tidak identic dengan tampilan online. 

Pendampingan Jamkrindo

Rina merupakan salah satu dari sekian banyak pelaku UMKM yang mendapat pendampingan dari PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), perusahaan penjaminan kredit terbesar di Indonesia. Melalui program kemitraan, Jamkrindo tidak hanya memberikan dukungan pembiayaan, tetapi juga memfasilitasi pengembangan usaha secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca juga : Berdayakan UMKM, Pelindo Solusi Logistik Bagikan Makanan Buat Buka Puasa

Sebagai mitra binaan, Rina memperoleh akses pendanaan lunak yang sangat membantu dalam proses ekspansi usahanya, terutama dalam pengadaan fasilitas produksi dan ruang pamer. Namun, lebih dari itu, dia juga berkesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan pemberdayaan yang difasilitasi Jamkrindo, seperti pelatihan peningkatan kapasitas usaha, workshop kewirausahaan, literasi keuangan, serta partisipasi dalam pameran-pameran nasional yang memperluas jejaring pasar.

Kehadiran Jamkrindo sebagai mitra strategis memberikan nilai tambah bagi pengembangan UMKM seperti Barikit Sasirangan milik Rina. Dia mengakui bahwa pelatihan dan pembinaan yang diberikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membuka ruang bagi kolaborasi dan pertumbuhan usaha yang lebih profesional.

“Dari awalnya hanya menjahit untuk dipakai sendiri, kini saya bisa memproduksi dalam jumlah besar dan melayani segmen korporasi hingga travel haji. Semua ini tidak lepas dari peran Jamkrindo yang terus mendampingi,” ujarnya

Melalui skema dukungan ini, Rina tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi sosial dengan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Ia memberdayakan masyarakat lokal dalam berbagai lini produksi—mulai dari penjahit, pengrajin, hingga tenaga distribusi. Ini sejalan dengan misi sosial Jamkrindo dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang inklusif dan berdaya tahan.

Kisah sukses Rina menjadi representasi nyata dari dampak positif program pembinaan Jamkrindo terhadap pelaku usaha kecil di daerah. Pendampingan yang konsisten, terarah, dan disesuaikan dengan kebutuhan usaha terbukti mampu mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk merambah pasar ekspor. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.