Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PTPN I Mulai Ekspor Teh Malabar Premium Ke Pasar Global
Minggu, 6 Juli 2025 16:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mulai mengekspor teh premium jenis Leafy Grade Premium OP FO dari Kebun Malabar, PTPN I Regional 2, ke Taiwan. Produk ini menjadi unggulan baru Indonesia di pasar global, sekaligus mengangkat kembali kejayaan tanaman teh nasional yang telah dikenal sejak tahun 1890.
Ekspor perdana dilakukan dalam seremoni bertema “A Cup of Truth, A Sip of Heritage”, yang menekankan keaslian dan nilai sejarah dari teh Malabar.
Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas mengatakan, peluncuran ini merupakan momen penting yang menandai kesiapan perusahaan untuk bersaing secara global.
“Ini bukan sekadar bisnis, tapi juga pembuktian mutu dan warisan teh Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers Minggu (6/7/2025).
Baca juga : Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Teh Asal Bogor Sukses Tembus Rantai Pasok Global
Menurut Teddy, teh Malabar memiliki cerita turun-temurun yang membuatnya lebih dari sekadar minuman. Ia menyebut setiap cangkir menyimpan nilai budaya dan proses produksi yang dilakukan dengan penuh integritas.
Dia juga menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama erat antara divisi pemasaran dan operasional dalam menjaga mutu dan kesepakatan layanan atau Service Level Agreement.
Saat ini, PTPN I telah menjalin kerja sama rutin dengan pembeli dari Taiwan, dengan potensi ekspor mencapai 42 ton per tahun. Capaian ini dinilai strategis, seiring tren global yang meningkat terhadap produk teh spesial yang memiliki identitas asal-usul yang kuat, terutama dari negara-negara seperti Jepang, Uni Emirat Arab, dan kawasan Eropa.
Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto menjelaskan bahwa teh Malabar dipetik dengan metode Fine Plucking Standard, yaitu hanya pucuk dua daun dan tunas yang dipetik secara manual. Cara ini bertujuan menjaga aroma dan kekayaan rasa. “Kami jaga kualitasnya sejak di kebun,” katanya singkat.
Baca juga : DPD Nilai Prabowo Sukses Bawa Indonesia Penyeimbang Di Kancah Global
Dia menambahkan, lokasi kebun yang berada di ketinggian 1.400 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut turut memberikan karakter khas berupa aroma bunga dan rasa teh yang penuh.
Dalam acara peluncuran, PTPN I menghadirkan konsep “Lorong Sejarah” yang menyuguhkan perjalanan panjang teh Malabar. Lorong ini menampilkan dokumentasi pemetik teh zaman dulu, peralatan panen tradisional, serta sertifikat mutu internasional seperti Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dan ISO 22000. Konsep keberlanjutan bertajuk “Sustainabilitea” juga diperkenalkan, yang mencakup praktik pertanian ramah lingkungan dan higienitas dari kebun hingga kemasan.
Acara dilengkapi sesi pencicipan teh diiringi musik kacapi suling yang menciptakan suasana khas. PTPN I menyatakan, kegiatan ini bukan hanya simbol ekspor, tetapi bentuk keseriusan untuk membawa teh Indonesia kembali dikenal dunia.
Menurut Teddy PTPN I akan terus memperluas jaringan ekspor serta berinovasi pada produk dan proses. Komitmen terhadap keberlanjutan juga menjadi fokus utama, termasuk dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial dalam semua tahapan produksi.
Baca juga : Moonveil Rilis Token $MORE Bagi Para Gamer Global
Prosesi pecah kendi dan penyegelan kontainer menandai dimulainya pengiriman perdana ke Taiwan. Acara ini dihadiri direksi PTPN I, pejabat daerah, dan mitra strategis. Perusahaan berharap langkah ini membuka jalan lebih luas bagi teh Indonesia di pasar dunia.
Di tempat terpisah, Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo menegaskan, seluruh proses bisnis teh mengikuti prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Kami pastikan seluruh aktivitas, dari kebun hingga pemasaran, dijalankan secara berkelanjutan dan sesuai regulasi,” katanya.
Melalui ekspor perdana ini, PTPN I menegaskan diri sebagai produsen teh premium nasional yang siap bersaing di kancah internasional. Diharapkan, langkah awal ini membawa manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan industri teh Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya