Dark/Light Mode

Bos IMF: Serangan AS Terhadap Nuklir Iran Menambah Ketidakpastian Global

Senin, 23 Juni 2025 19:24 WIB
Bos IMF Kristalina Georgieva (Foto: Instagram)
Bos IMF Kristalina Georgieva (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bos Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menegaskan, serangan Amerika Serikat (AS) terhadap situs nuklir Iran telah menciptakan sumber ketidakpastian ekonomi, yang mengancam prospek ekonomi negara besar. Tak terkecuali AS.

Menurutnya, serangan akhir pekan kemarin, memperkuat apa yang disebut sebagai lingkungan yang sudah sangat tidak pasti.

“IMF mengamati dampak kenaikan lebih lanjut pada harga minyak dan gas alam. Serta gangguan apa pun pada pasokan energi global dari konflik di Timur Tengah yang kaya minyak,“ kata Georgieva kepada Bloomberg TV, Senin (23/6/2025)

Baca juga : AS Serang Situs Nuklir, Iran Minta Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan Darurat

Georgieva memperkirakan, di antara dua risiko utama tersebut, mungkin saja ada dampak sekunder dan tersier.

"Katakanlah ada lebih banyak turbulensi yang berdampak pada prospek pertumbuhan ekonomi negara besar, lalu Anda memiliki dampak pemicu dalam revisi prospek pertumbuhan global,” papar Georgieva.

“Kalau kita lihat dari probabilitasnya, AS bisa saja terhindar dari resesi pada tahun ini. Tapi, jangan membuat situasi semakin buruk,” tegasnya.

Baca juga : Puji Trump Atas Serangan Fasilitas Nuklir Iran, PM Israel: Ini Keputusan Berani

IMF menjelaskan, negara ekonomi besar - termasuk AS - memiliki peluang risiko resesi hampir 40 persen pada tahun ini, berdasarkan perkiraan terbaru yang dirilis pada April 2025.

Perkiraan ini lebih suram dibanding proyeksi IMF yang diterbitkan pada Oktober 2024, sebelum Presiden AS mengumumkan kenaikan tarif dramatis.

“Semakin banyak ketidakpastian, semakin banyak volatilitas, akan semakin buruk bagi bisnis. Jika ada ketidakpastian, apa yang terjadi? Investor tidak akan berinvestasi, konsumen tidak mengonsumsi, dan itu menghambat prospek pertumbuhan,” urai Georgieva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.