Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng UEA, SRE Dan Desa Bumi Teken MoU Energi Hijau, AI & Pusat Data
Kamis, 24 Juli 2025 12:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anak-anak muda Indonesia menggandeng mitra strategis dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk mempercepat pembangunan energi hijau, kecerdasan buatan (AI), dan pusat data di Tanah Air. Kerja sama itu diteguhkan lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Indonesia–UAE Youth Partnership for Advancing Green Energy, AI, and Data Center Development in Indonesia”, di Jakarta, Rabu (24/7/2025).
Penandatanganan berlangsung dalam perhelatan Green Impact Festival 2025 di Djakarta Theater. Penandatangan dilakukan oleh tiga tokoh muda: Founder Desa Bumi Gamma Thohir, Leader Green Impact Zagy Yakana Berian, serta Chief Executive Officer Global South Utilities, Ali Al Shimmari. Penandatangan disaksikan oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan CEO Rakyat Merdeka Kiki Iswara.
Dalam sambutannya, Gamma Thohir menegaskan pentingnya kerja sama strategis antara Indonesia dan UEA dalam pembangunan energi hijau, ketahanan pangan, dan pemerataan konektivitas digital.
“Penandatanganan nota kesepahaman ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah komitmen bersama untuk menghadirkan investasi yang berdampak langsung bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Baca juga : BRI Dan Pertamina Beberkan Strategi Hijau Di Green Impact Festival 2025
Gamma menyampaikan kerja sama ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya tiga pilar utama pembangunan nasional: ketahanan energi, ketahanan pangan, dan konektivitas nasional yang merata.
“Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk mendorong kedaulatan energi melalui infrastruktur EBT, memperkuat sektor pertanian dan ekspor pangan, serta memperluas akses digital di wilayah terpencil agar tak ada satu pun warga yang tertinggal dalam transformasi digital bangsa,” tegasnya.
Dia juga menekankan kolaborasi ini tak hanya menyasar tantangan jangka pendek, tetapi juga dirancang untuk membangun fondasi pembangunan jangka panjang yang kokoh. “Fondasi yang dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global,” ujarnya.
Sementara itu, Ali al Shimmari menyampaikan antusiasme atas kemitraan pentingnya peran pemuda dalam memimpin masa depan yang berkelanjutan, khususnya di bidang energi hijau dan teknologi.
Baca juga : Tanpa Tumpeng, HUT ke-45 MedcoEnergi Dibalut Peluh dan Harapan Warga
“Ini adalah momen luar biasa. Saya merasa sangat diberkati dan terhormat bisa hadir di sini,” kata Ali, membuka pidatonya.
Tanpa membaca teks, Ali berbicara langsung dari hati. Ia mengingat kembali momen pertemuan awalnya dengan pemuda Indonesia saat KTT Iklim COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab. Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Youth Council dan memimpin inisiatif untuk mempererat kerja sama antarnegara. “Kami bertemu, berdiskusi, dan sejak saat itu berkomitmen untuk membangun masa depan yang lebih hijau, bersama-sama, antara Indonesia dan UEA,” tuturnya.
Setelah dua tahun berlalu, komitmen itu kini mewujud nyata di Indonesia. Ali datang membawa gagasan besar yang telah dirintis di Dubai. Sebuah entitas baru berbasis anak muda, untuk mendorong solusi konkret dalam menghadapi krisis iklim dan transformasi energi.
“Kita hadir di sini, dikelilingi anak-anak muda, untuk membawa semangat itu. Sebab, kami percaya bahwa masa depan akan dipimpin oleh pemimpin-pemimpin muda seperti kalian,” ujarnya disambut tepuk tangan.
Baca juga : Indonesia-Singapura Teken MoU Energi Hijau Senilai 10 Miliar Dolar
Di akhir pidato, Ali menyampaikan harapannya agar inisiatif ini menjadi pijakan kuat bagi kolaborasi jangka panjang antara generasi muda Indonesia dan UEA. “Semoga kalian semua sukses. Insya Allah. Tuhan memberkati Indonesia," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya