Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penyaluran Kredit Amar Bank Tumbuh 26,54 Persen Di Semester I 2025
Sabtu, 2 Agustus 2025 10:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) menunjukkan kekuatan fundamental sebagai bank digital yang inovatif dan inklusif dengan mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 26,54 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp3,55 triliun pada Semester I 2025.
Pertumbuhan kredit ini utamanya disalurkan ke segmen ritel, UMKM dan mendorong akselerasi sektor riil yang berperan penting dalam pemulihan ekonomi nasional.
Adapun total pendapatan operasional Amar Bank mencapai Rp943,34 miliar, meningkat 24,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih naik 20,67 persen menjadi Rp117,99 miliar.
Selain itu, Amar Bank mampu mempertahankan laju pertumbuhan agresif yang tetap sehat.
Capaian ini mencerminkan model bisnis digital Amar Bank yang adaptif, disiplin, dan dirancang untuk menghadirkan dampak nyata bagi sektor riil dan inklusi keuangan.
“Dalam situasi pasar yang kompetitif dan penuh tantangan, kami tetap konsisten mendorong pertumbuhan sehat dan berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).
Baca juga : Jadi Investasi Menggiurkan, Bisnis Emas BSI Tumbuh 110 Persen
Vishal menambahkan, kinerja Amar Bank mencerminkan keberhasilan strategi bisnis yang inklusif dan berbasis inovasi, tidak hanya dalam mencapai efisiensi operasional, tetapi juga dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya UMKM dan mereka yang belum terlayani.
"Pencapaian ini tidak akan terwujud tanpa dedikasi, inovasi, dan ketangguhan seluruh karyawan Amar Bank. Tim kami adalah kekuatan utama di balik pertumbuhan berkelanjutan Amar Bank," ujar Vishal.
Ia menambahkan, kinerja intermediasi yang kuat turut mempercepat peningkatan laba perusahaan, memperkuat bukti keberlanjutan tren pertumbuhan yang telah dibangun sebelumnya.
“Capaian ini selaras dengan strategi jangka panjang Amar Bank yang berfokus pada perluasan akses layanan keuangan digital secara inklusif dan menyeluruh," ujar Vishal.
Lebih lanjut Vishal mengatakan, Amar Bank optimistis dalam menjaga laju pertumbuhan hingga akhir tahun, seiring dengan fokus pada ekspansi kredit yang sehat dan pemanfaat teknologi secara strategis.
Sementara itu, Amar Bank juga mencatat Returns on Assets (ROA) sebesar 5,80 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 7.06 persen.
Baca juga : Pembiayaan Kendaraan Listrik BSI Tumbuh 64,88 Persen Per Juni 2025
Rasio efisiensi operasional (BOPO) terjaga di angka 84.32 persen, menunjukkan manajemen biaya yang optimal. Dengan rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 119,48 persen, Liquidity Coverage Ratio (LCR) 3.175.52 persen, dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) 163,37 persen, Amar Bank memiliki ruang ekspansi yang luas dengan tingkat ketahanan likuiditas.
Vishal menambahkan, pertumbuhan kinerja Amar Bank tidak terlepas dari prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta efisiensi biaya yang konsisten.
Hasil keuangan paruh pertama 2025 mencerminkan keberhasilan strategi pertumbuhan berkelanjutan yang dijalankan secara disiplin.
Sementara itu, Senior Vice President of Finance Amar Bank David Wirawan, mengatakan, Amar Bank akan terus memperluas penyaluran kredit yang bertanggung jawab, terutama untuk segmen UMKM dan ritel.
Hal ini dilakukan dalam rangka memperluas inklusi keuangan secara merata ke seluruh lapisan masyarakat.
Dari sisi likuiditas, strategi perseroan difokuskan pada optimalisasi Dana Pihak Ketiga (DPK) dan peningkatan rasio CASA, sekaligus mempertahankan efisiensi sebagai prioritas melalui penerapan teknologi yang adaptif dan scalable.
Baca juga : Kinerja TINS Melesat, Laba Capai Rp300 Miliar Di Semester I 2025
“Fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan laba, tetapi juga menciptakan dampak berkelanjutan. Kinerja semester ini memperlihatkan bahwa digital banking bisa menjadi motor pembangunan ekonomi—cepat, efisien, dan merata,” ujar David.
Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung sektor UMKM, Amar Bank juga menaruh perhatian khusus pada industri kreatif yang memiliki potensi besar untuk tumbuh.
Dalam konteks ini, Amar Bank dipercaya sebagai mitra utama penyelenggaraan JAFF Market 2025, sebuah inisiatif dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival yang mendorong kolaborasi pelaku film independen, kreator konten, dan ekosistem UMKM kreatif di Indonesia.
"Kemitraan ini mencerminkan peran aktif Amar Bank dalam mendukung ekonomi berbasis kreativitas dan membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku industri tersebut," pungkas David.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya