Dark/Light Mode

Menambang Energi, Menabur Keberlanjutan

Senin, 4 Agustus 2025 18:55 WIB
Menanam harapan di tepian negeri. Pegawai PHI menanam mangrove di lepas pantai sebagai wujud nyata komitmen menjaga lingkungan pesisir. (Dok. PHI)
Menanam harapan di tepian negeri. Pegawai PHI menanam mangrove di lepas pantai sebagai wujud nyata komitmen menjaga lingkungan pesisir. (Dok. PHI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) tak sekadar mengebor migas. Mereka juga menanam nilai-nilai keberlanjutan yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Di tengah tantangan industri energi yang kian kompleks, PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengambil jalan yang tak hanya soal produksi. Mereka memilih jalur yang lebih panjang, berliku, namun berkelanjutan: menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap denyut bisnisnya.

Komitmen itu dituangkan dalam Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2024 yang dirilis PHI baru-baru ini.

Bukan sekadar formalitas tahunan, laporan ini menjadi refleksi atas langkah nyata perusahaan dalam menjawab krisis iklim, ketimpangan sosial, dan tantangan etika tata kelola korporasi.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi di masa depan ditentukan oleh keberhasilan dalam menerapkan prinsip-prinsip Environment, Social, Governance (ESG) dalam seluruh kegiatan operasi dan bisnis Perusahaan,” ujar Direktur Utama PHI, Sunaryanto dalam keterangan tertulis perusahaan, Senin (4/8/2025).

Baginya, keberlanjutan bukan konsep abstrak, tapi fondasi masa depan industri energi Indonesia.

Emisi Dipangkas, Energi Diperbarui

Langkah konkret PHI tercermin dari pencapaian pengurangan emisi karbon yang signifikan. Lewat program andalan Project One Sheet (POS), PHI sukses menekan emisi gas rumah kaca lebih dari 153,6 ribu ton CO₂e—angka yang melampaui target hingga 110 persen.

Baca juga : Menko Polkam Pastikan Sinergi Berkelanjutan Berantas Penyelundupan

Ini bukan pencapaian sepele, mengingat industri hulu migas kerap dituding sebagai salah satu penyumbang emisi tertinggi. Bukan cuma soal menurunkan emisi, PHI juga menyuntikkan energi terbarukan ke jantung operasional mereka.

Sepanjang 2024, lebih dari 3,8 gigajoule energi baru dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas di fasilitas sumur dan kantor anak perusahaan. Bahan bakar ramah lingkungan seperti B35 dan B40 juga mulai menggantikan bahan bakar fosil, menyumbang 38,19 persen dari total pengurangan emisi.

“Di tengah tantangan industri dan dinamika transisi energi, kami tetap fokus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sunaryanto.

Hemat Air, Kurangi Limbah

Perhatian PHI tak berhenti pada udara bersih. Air dan tanah pun jadi bagian dari konservasi. Sepanjang tahun lalu, perusahaan berhasil menghemat air lebih dari 118,6 ribu meter kubik.

Di saat yang sama, pendekatan ekonomi sirkular diterapkan dalam pengelolaan limbah. Hasilnya, 51 ribu ton limbah berhasil dikelola dengan persentase pemanfaatan mencapai 93,3 persen dari total timbulan.

Kepedulian terhadap alam juga diperluas ke isu keanekaragaman hayati. PHI mencatat capaian Biodiversity Action Plan (BAP) sebesar 110 persen, yang menandakan keseriusan mereka dalam menyusun road map Net Positive Impact.

Bahkan, akurasi pelaporan emisi gas rumah kaca mencapai tingkat presisi 108,5 persen—sebuah standar transparansi yang jarang ditemui di industri energi.

Tak Sekadar CSR

Baca juga : WMFTS Tampilkan Manfaat Keberlanjutan Qdos H-FLO dan Pompa Bredel

Di balik angka-angka dan indikator teknis, ada manusia yang menjadi pusat perhatian. PHI menjalankan program tanggung jawab sosial berbasis pemetaan sosial, memastikan bahwa apa yang mereka berikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat sekitar.

Selama 2024, total 74 program sosial digelar oleh tiga anak perusahaan utama PHI. PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menjalankan 28 program yang menjangkau sekitar 3.500 penerima manfaat.

PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) dengan 24 program menyentuh 2.800 individu, sementara PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menyalurkan manfaat kepada sekitar 1.400 orang lewat 22 program.

Bidang yang disentuh pun luas: pendidikan, kesehatan, pelestarian budaya, hingga penguatan ekonomi lokal, termasuk pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program-program ini dirancang bukan hanya untuk memberi bantuan sesaat, tapi mendorong kemandirian jangka panjang.

Tata Kelola Antikorupsi

Di sektor tata kelola, PHI menunjukkan komitmen menjaga integritas korporasi. Pada 2024, perusahaan berhasil mempertahankan Sertifikat SNI ISO 7001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Sertifikat ini bukan sekadar penghargaan, tapi bukti bahwa perusahaan membentengi diri dari praktik korupsi, gratifikasi, dan penyuapan—isu yang masih menghantui industri energi di banyak negara.

Prinsip Good Corporate Governance (GCG) dijalankan secara konsisten di seluruh lini organisasi. Pengambilan keputusan dilakukan secara etis dan akuntabel, mencerminkan semangat membangun korporasi yang tak hanya besar, tapi juga bersih.

Baca juga : Melalui Green Procurement, Pertamina Ajak Mitra Berkontribusi Pada Keberlanjutan

Lebih dari Laporan Laporan Keberlanjutan 2024 bukan sekadar dokumen tahunan. Ia adalah cermin dari arah baru yang tengah ditempuh PHI—arah yang tak lagi hanya berbicara soal profit, tapi juga planet dan people.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI kini mengelola bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan (Zona 8, 9, dan 10). Di balik sumur-sumur minyak yang terus berdenyut, ada kerja senyap mewujudkan operasi migas yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Tantangan transisi energi ke depan tak akan mudah. Tapi dengan pijakan ESG yang kuat, PHI tampak siap melangkah, menambang energi sambil tetap menjaga bumi tetap hijau.

#EnergiKalimantanUntukIndonesia bukan sekadar slogan. Di tangan PHI, ia menjadi janji yang ditepati—dengan data, aksi, dan dampak nyata.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.