Dark/Light Mode

Segmen Ritel Tunjukkan Tren Positif

BTN Perkuat Strategi Himpun Dana Murah

Jumat, 8 Agustus 2025 07:05 WIB
Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan. (Foto: NG Putu Wahyu Rama/RM)
Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan. (Foto: NG Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
“Tapi berlanjut ke transaksi ak­tif dan hubungan jangka panjang yang produktif,” tegas Rully.

Sebagai upaya menciptakan basis pendanaan ritel yang berkelanjutan, Bale by BTN kini telah terhubung dengan rekening nasabah payroll. Sehingga memudahkan mereka melakukan transaksi. Sekadar informasi, saat ini sebanyak 400 ribu rekening payroll telah dikelola BTN.

“Kalau sudah masuk ke BTN Payroll, layanan sudah lengkap, sehingga bisa mengajukan kredit ringan dan lain-lain. Kalau mau beli rumah, BTN pun siap me­layani,” ujarnya.

Rully berharap, ke depan, Bale by BTN ini bisa menjadi marketplace untuk properti. Dan langsung terkoneksi payroll nasabah untuk memudahkan mereka membayar cicilan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Baca juga : Rosan: Investasi Butuh Kepastian, Bukan Kejutan

Masih terkait upaya men­dongkrak pendanaan, BTN juga akan meluncurkan bis­nis Private Banking atau segmen teratas dengan minimal rekening mulai dari Rp 15 miliar. Hal ini mengingat potensinya yang masih sangat besar.

Dengan beragam strategi tersebut, Rully optimistis dapat mendorong pertumbuhan dana murah yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Pasalnya, sambung Rully, langkah ini bukan hanya soal pencapaian angka, tapi membangun struktur pendanaan yang kokoh dan efisien.

“Khususnya untuk menghadapi tantangan likuiditas dan dinamika industri perbankan hingga akhir tahun,” katanya.

Baca juga : Warga Ciliwung Ngarep Dapatkan Ganti Untung

Menanggapi hal tersebut, Di­rektur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengamini, inovasi pada teknologi dan layanan menjadi kunci utama bagi industri perbankan. Terutama untuk memenangkan kompetisi dalam sektor keuangan berbasis digital tersebut.

“Karena saat ini, perbankan konvensional juga bersaing dengan layanan yang ada pada bank digital. BTN melalui Bale-nya, beradaptasi dalam menja­mah itu,” yakin Nailul kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Nailul menegaskan, keper­cayaan nasabah adalah aset yang dibangun dari kualitas dan konsistensi layanan. Di tengah persaingan ketat, maka layanan digital yang unggul akan men­jadi pembeda utama.

Nailul melihat, aplikasi Bale by BTN memiliki potensi besar jika terus berinovasi sesuai ke­butuhan nasabah.

Baca juga : Acha Septriasa, Cerai, Asuh Anak Bareng Eks Suami

“Layanan yang responsif, aman, dan ramah akan menjadi fondasi kepuasan jangka pan­jang,” ungkapnya.

Lebih jauh Nailul melihat, ter­kait persaingan produk digital, bank konvensional dengan aset jumbo sudah pasti menguasai pasar, tetapi banyak juga yang belum tentu menguasai eko­sistem digital.

“Maka, bank konvensional yang menyediakan layanan digi­tal tersebut, harus memanfaat­kan keunggulan basis nasabah atau debitur eksisting dan loyal dibandingkan bank digital,” imbaunya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.