Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Rupiah Menguat Ke Rp 16.262 Per Dolar AS Di Awal Perdagangan
Rabu, 13 Agustus 2025 09:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan Rabu (13/8/2025). Rupiah naik 0,17 persen ke level Rp 16.262 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.290 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS tercatat bervariasi. Dolar Singapura naik 0,05 persen, peso Filipina turun 0,04 persen, dan baht Thailand melemah tipis 0,01 persen.
Baca juga : IHSG Menguat 54,42 Poin Ke 7.846,12 Di Awal Perdagangan
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat tipis 0,01 persen ke 97,93. Di sisi lain, rupiah melemah terhadap poundsterling Inggris 0,10 persen ke Rp 21.941, dan terhadap dolar Australia turun 0,18 persen ke Rp 10.603.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menjelaskan, penguatan rupiah didorong oleh pelemahan dolar AS menyusul meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada September. Hal ini terjadi setelah data inflasi AS menunjukkan moderasi harga konsumen.
Baca juga : Sentimen Tarif AS-China Tekan Rupiah Ke Rp 16.293 Per Dolar AS
“Donald Trump yang mengancam akan menuntut Ketua The Fed Jerome Powell juga menekan dolar AS,” ujarnya.
Lukman memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp 16.200–Rp 16.300 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya