Dark/Light Mode

MTI Puji Konsistensi KAI Wujudkan Transportasi Ramah Lingkungan

Jumat, 15 Agustus 2025 11:43 WIB
PLTS KAI. Foto: Istimewa
PLTS KAI. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai PT Kereta Api Indonesia (KAI) konsisten menjalankan komitmen prinsip keberlanjutan. Hal itu tercermin dari penerapan Environmental, Social, Governance (ESG) serta berbagai inisiatif dekarbonisasi untuk mewujudkan transportasi ramah lingkungan di Tanah Air.

Wakil Ketua Umum Pemberdayaan dan Penguatan Wilayah MTI, Djoko Setijowarno, mengatakan komitmen tersebut terlihat dari langkah-langkah yang berkelanjutan dan disertai inovasi.

"Saya kira perjalanan kereta api itu sudah bagus. Komitmen PT KAI selalu berlanjut dan konsisten dijalankan," ujarnya di Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Baca juga : Obi dan Dairi Tunjukkan Jurus Tambang Ramah Lingkungan

Menurut Djoko, penerapan ESG dan inisiatif dekarbonisasi yang terus dijalankan menjadi nilai tambah. Dia mendorong agar KAI mempertahankan capaian tersebut sekaligus menghadirkan inovasi baru yang lebih ramah lingkungan.

"Hal-hal yang sudah bagus dilanjutkan saja, sembari menghadirkan inovasi baru yang ramah lingkungan, berkeselamatan, dan memudahkan konsumen," katanya.

Sementara itu, Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa perusahaan telah menyusun Kebijakan Keberlanjutan untuk memastikan kinerja berlandaskan visi dan misi perseroan.

Baca juga : Transportasi Ramah Lingkungan Mulai Jadi Gaya Hidup Masyarakat Modern

Kebijakan ini, kata Anne, merupakan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, aspirasi pemegang saham, dan peraturan perundang-undangan.

"Melalui kebijakan ini, KAI berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan dengan mengadopsi praktik keberlanjutan yang komprehensif dan relevan. Ini mencerminkan komitmen KAI dalam mengintegrasikan aspek ESG di setiap aktivitas operasional, mendukung keberlanjutan, transparansi, dan pengembangan SDM di dalam organisasi," paparnya.

KAI juga menjalankan program dekarbonisasi yang berfokus pada transisi menuju penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) bebas emisi karbon. Salah satunya melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai fasilitas operasional.

Baca juga : Maruf Amin Apresiasi Komitmen BERANI Serukan Gerakan Lintas Iman

Saat ini, PLTS telah terpasang di Gedung Jakarta Railway Center, 53 stasiun KAI, Balai Yasa Lahat, Balai Yasa Surabaya Gubeng, Balai Yasa Tegal, Griya Karya Soka, Griya Karya Cipinang, Griya Karya Banjar, Griya Karya Kertosono, Kantor Daop 2 Bandung, dan Kantor Divre III Palembang.

Sistem yang digunakan adalah Solar Panel on Grid, menggabungkan suplai listrik PLN dengan solar panel untuk memenuhi kebutuhan operasional.

"Program dekarbonisasi KAI berfokus pada pemanfaatan energi bersih dan inovasi teknologi transportasi, sejalan dengan misi nasional mendukung transisi energi dan pencapaian net zero emission," pungkas Anne.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :