Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Generasi Muda Bangka Belitung Siap Dukung Hilirisasi Tambang Nasional
Rabu, 27 Agustus 2025 22:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sosialisasi MediaMIND 2025 di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung hilirisasi pertambangan nasional.
Mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi di Bangka Belitung kompak menyuarakan dukungan terhadap program hilirisasi, yang juga menjadi bagian dari Asta Cita Presiden.
Abdul, mahasiswa Institut Pahlawan 12, menilai bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya mineral yang besar. Tapi sayangnya, seringkali diekspor dalam bentuk mentah.
Menurutnya, Indonesia harus lebih gencar mengolah produk mineral di dalam negeri, dan mengekspornya dalam bentuk produk jadi
Baca juga : Gema Bangsa Dukung Kementerian Haji dan Umrah
“Kenapa kita harus ekspor mentah? Indonesia harus bisa mengolah mineral di dalam negeri dan mengekspornya dalam bentuk produk jadi. Dengan begitu, penerimaan negara lebih besar dan menguntungkan perekonomian nasional,” kata Abdul dalam sosialisasi MediaMIND 2025 di Gedung Graha Timah, Pangkalpinang, Selasa (26/7/2025)
Abdul menegaskan, tantangan dari sisi investasi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) masih harus dihadapi.
“Memang tantangan yang dihadapi Indonesia masih berat, mulai dari dana hingga kualitas SDM. Kami sebagai generasi muda Bangka Belitung berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan diri agar bisa berkontribusi lebih besar di masa depan,” paparnya.
Dia menyadari, MIND ID melalui PT Timah Tbk konsisten dalam hilirisasi dengan mengoptimalkan empat proyek strategis, yang dirancang untuk mentransformasi timah dari komoditas tambang menjadi produk bernilai tambah tinggi.
Baca juga : Menperin Bekali CPNS Strategi Pembangunan Industri Nasional 2025
Empat proyek tersebut mencakup pengembangan bahan baku kimia timah untuk industri film konduktif dan semikonduktor, produk intermediate timah untuk aditif industri, aditif utama berbasis timah untuk PVC, serta solder timah untuk memenuhi kebutuhan industri elektronik.
Lain Abdul, lain pula Rizky. Mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung itu meyakini, pertambangan nasional memiliki peluang besar untuk semakin modern dengan dukungan teknologi.
Menurutnya, sistem informasi yang didukung oleh infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, dapat menjadi basis penting untuk pengembangan industri pertambangan yang lebih maju.
"Saya ingin bisa memperkuat inovasi teknologi yang bisa diimplementasikan di pertambangan. Dengan pemanfaatan teknologi yang masif, pertambangan Indonesia mampu memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian,” ujar Rizki.
Baca juga : Wamen Todotua Dukung Inovasi Keuangan Digital di Indonesia
Dalam keterangannya, Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyampaikan, kehadiran para mahasiswa dalam sosialisasi ini menunjukkan bahwa generasi muda siap mengambil peran dalam pengembangan sektor pertambangan.
MediaMIND 2025 dirancang sebagai ruang untuk menambang seluruh potensi pemikiran, melalui karya reportase dan jurnalistik yang membangun bagi masa depan Indonesia.
"Semangat yang disampaikan tentu merupakan modal penting bagi masa depan industri pertambangan Indonesia. Semangat ini harus selalu dijaga, dan harus selalu diperkuat demi Indonesia Emas 2045," pungkas Pria.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya