Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UMKM Jadi Pemasok Dapur MBG, Perkuat Rantai Pasok & Dorong Ekonomi Lokal
Jumat, 29 Agustus 2025 17:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus memberikan kontribusinya dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kementerian UMKM menyebut, pengusaha UMKM menjadi penerima manfaat terbesar karena pendapatan mereka meningkat signifikan.
“MBG melibatkan peran aktif seluruh pihak, termasuk asosiasi-asosiasi UMKM. Selain manfaat kesehatan, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah,” ucap Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik dalam kunjungannya ke Satuan Penyedia Pangan Gratis (SPPG) Mandai 01, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (29/8/2025).
Menurut data dari Kepala Badan Gizi Nasional (MBG), sekitar 85 persen anggaran program ini digunakan untuk pembelian bahan dapur seperti sayuran, ikan, ayam, dan telur.
Bahan-bahan ini diperoleh dari petani, nelayan, peternak, pekebun, dan pengolah makanan yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM di pedesaan.
“Program ini menciptakan ekosistem usaha yang paripurna. UMKM menjadi penerima manfaat terbesar karena pendapatan mereka meningkat signifikan,” ujar Riza.
Baca juga : Ground Breaking Jewel Garden PIK 2, Bamsoet Yakin Dorong Ekonomi Nasional
Contohnya, pembudidayaan ikan, kini menerima pesanan lebih banyak untuk ikan bandeng (ikan bolu) di Maros, yang kemudian diolah oleh ibu-ibu pekerja di dapur-dapur penyedia makanan.
Dapur-dapur tersebut mendapatkan pasokan ikan yang sudah dibersihkan dan dipotong sesuai standar, sehingga proses memasak menjadi lebih efisien.
“Ini membuka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu pengolah ikan, sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan dapur,” ungkap Riza.
Khusus di Maros sendiri, terdapat 10 dapur yang beroperasi dan 24 dapur lainnya siap beroperasi dalam waktu dekat, menjanjikan peluang ekonomi yang semakin luas.
“Dengan setiap dapur bermitra dengan 13 hingga 15 UMKM, dan setiap UMKM memberikan manfaat ekonomi kepada 10-15 pekerja, penciptaan lapangan kerja akan sangat besar,” ujar Riza.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menuturkan, tercatat lebih dari 30 ribu UMKM yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), menunjukkan pertumbuhan UMKM yang pesat.
Baca juga : Hyundai Academy Course 2025 Perkuat Kompetensi Generasi Muda Di Sektor Otomotif
“Adanya MBG, menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Pemerintah daerah, sambung Chaidir, sangat mengapresiasi program ini karena mampu membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat perputaran ekonomi di wilayahnya.
Sebagai bentuk pengakuan terhadap peran UMKM, 3 SPPG di antaranya Mandai 01 telah mendapatkan predikat ‘Ramah UMKM,’ karena lebih dari 60 persen produk yang digunakan berasal dari UMKM lokal.
Perkuat Sektor Perikanan
Tak hanya itu, di kesempatan yang sama, Kementerian UMKM fokus program Perluasan Keterlibatan UMKM dalam MBG di Kabupaten Maros kali ini adalah mengoptimalkan sektor perikanan.
Penguatan ekosistem UMKM sektor perikanan dalam hal ini melalui pendampingan usaha berbasis ekosistem hulu ke hilir.
Baca juga : Mendagri Minta Pemda Gandeng Kadin Daerah Tingkatkan Ekonomi Lokal
“Mulai legalitas, peningkatan kapasitas, pembiayaan, perluasan pasar, dan kemitraan antara UMKM suplier potensial dan dapur-dapur SPPG," kata Riza.
Riza menambahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, ada lebih dari 9.100 ton ikan bandeng per tahun di Kabupaten Maros.
"Di lokasi tambak ini sendiri, dalam satu kolam ukuran 2.500 meter persegi dapat menghasilkan sekitar 1.500-3.500 ekor per sekali panen," ujarnya.
Panen ikan bandeng hari ini, kata Riza menambahkan, diikuti dengan tinjauan pengolahan Bandeng Tanpa Duri (Batari) oleh UMKM Marlo Jaya dan penempelan stiker SPPG Ramah UMKM di SPPG Maros Mandai 01.
Riza mengatakan, Kabupaten Maros ditargetkan bisa mencapai 41-48 SPPG dengan penerima manfaat sebanyak 121.915 orang.
"Saat ini baru ada 11 SPPG yang telah beroperasi. Sehingga ke depan diperkirakan masih dibutuhkan pasokan ikan bandeng dalam jumlah lebih besar untuk seluruh SPPG di Maros," pungkas Riza.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya