Dark/Light Mode

Dorong Pengadaan Transparan, Pertamina Hulu Indonesia Gelar Supplier Engagement

Senin, 8 September 2025 09:15 WIB
PT Pertamina Hulu Indonesia menggelar Supplier Engagement Regional 3 di Balikpapan, menghadirkan 300 peserta untuk perkuat sinergi pengadaan hulu migas. (Dok. PHI)
PT Pertamina Hulu Indonesia menggelar Supplier Engagement Regional 3 di Balikpapan, menghadirkan 300 peserta untuk perkuat sinergi pengadaan hulu migas. (Dok. PHI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menyelenggarakan Supplier Engagement Regional 3 atau SINERGI KALIMANTAN di Balikpapan pada 6-7 Agustus 2025.

Acara bertema “Empowering Collaboration, Delivering Excellence” ini dihadiri lebih dari 300 peserta yang terdiri dari penyedia barang dan jasa, fungsi perencana, pengguna dari Zona 8, 9, dan 10, serta pemangku kepentingan strategis sektor hulu migas.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Fungsi Supply Chain Management (SCM) Regional 3 itu menjadi forum komunikasi, sosialisasi, serta penguatan sinergi antara perusahaan dengan mitra kerja.

Acara ini juga bertujuan menyosialisasikan kebijakan terkini, memperkuat digitalisasi pengadaan barang dan jasa, dan mendorong partisipasi vendor dalam ekosistem digital Pertamina.

Baca juga : Berantas Tambang Ilegal, Perkuat Penegakan Hukum

VP Business Support Regional 3 PHI Farah Dewi, mengatakan forum ini menjadi wujud konsistensi perusahaan dalam menjaga kemitraan strategis.

“Di PHI, kami percaya bahwa hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan perusahaan mitra kerja akan mendorong kelancaran operasi dan bisnis hulu migas perusahaan yang penting dalam mendukung penyediaan energi nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/9/2025).

Menurut Dewi, kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Fungsi SCM Zona 8, 9, dan 10. Forum ini menghadirkan ruang komunikasi yang konstruktif, sesi coaching bagi penguatan kapasitas mitra, serta apresiasi atas kontribusi nyata penyedia barang dan jasa di wilayah operasional Regional 3.

Ia menegaskan PHI berkomitmen membangun hubungan bisnis yang obyektif, setara, dan adil sesuai tata nilai perusahaan serta peraturan perundang-undangan.

Baca juga : Mendikdasmen: Penguatan SMK Jadi Pilar Peningkatan SDM Unggul Indonesia

VP SCM Subholding Upstream Pertamina, Bongbongan Tampubolon, menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak.

“Bisnis hulu migas yang didukung oleh SKK Migas adalah penopang penting bagi bangsa ini. Oleh karena itu, sinergi seluruh pihak, baik regulator, perusahaan, maupun penyedia barang/jasa, menjadi kunci keberlanjutan,” kata Bongbongan.

Acara ini menghadirkan narasumber internal dan eksternal, termasuk SKK Migas, Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, PT Surveyor Indonesia, serta manajemen PHI.

Materi yang dibahas meliputi Amandemen PTK 007, perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), fraud awareness, tata kelola perusahaan, hingga penguatan implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) dan digital procurement system.

Baca juga : Kemenag Matangkan Persiapan MQK Internasional Pertama Di Sulawesi Selatan

Sebagai bentuk apresiasi, PHI memberikan penghargaan Best Vendor 2025 kepada enam penyedia terbaik dalam berbagai kategori, mulai dari kinerja barang, jasa, verifikasi TKDN, CSMS, hingga pemanfaatan IOG e-Commerce.

Momentum acara juga ditandai dengan penandatanganan Project Charter Budaya AKHLAK oleh General Manager Zona 8, 9, dan 10 bersama enam mitra kerja terpilih.

Melalui forum SINERGI KALIMANTAN, PHI menegaskan komitmennya menjaga kolaborasi berkelanjutan dengan mitra kerja untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas layanan, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.