Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Keuangan Baru, Harapan Baru: Fiskal Kokoh, Ekonomi Berkeadilan
Senin, 8 September 2025 20:09 WIB
Pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan baru membawa optimisme segar bagi bangsa Indonesia. Sosok ekonom yang dikenal tajam dalam analisis sekaligus piawai dalam eksekusi kebijakan ini bukanlah nama asing di dunia ekonomi nasional. Kiprahnya selama memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjadi bukti nyata kapasitas dan integritasnya.
Di bawah kepemimpinannya, kinerja LPS meningkat signifikan. Lembaga yang bertugas menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan ini berhasil memperkuat likuiditas, meningkatkan dana penjaminan, dan menjaga stabilitas sektor keuangan nasional. Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Purbaya Yudhi Sadewa dalam menghadapi tantangan lebih besar di Kementerian Keuangan.
Harapan Publik
Kini, ketika beliau diberi amanah sebagai pengendali fiskal negara, masyarakat menaruh harapan besar. Harapan bahwa fiskal Indonesia akan dikelola lebih kokoh dan berpihak pada keadilan sosial.
Baca juga : Fundamental Kuat Ekonomi Kinclong
Kokoh berarti kebijakan fiskal memiliki fondasi kuat, tax ratio diperbaiki, defisit dijaga sehat, dan utang terkendali. Berkeadilan berarti manfaat APBN dapat dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat: dari subsidi tepat sasaran, perlindungan sosial yang inklusif, hingga dukungan penuh bagi UMKM dan sektor riil yang menjadi penopang ekonomi rakyat.
Tantangan Nyata
Tugas yang menanti memang tidak ringan. Tax ratio Indonesia masih rendah, utang pemerintah menanjak, sementara kebutuhan pembiayaan pembangunan tidak bisa ditunda. Gejolak geopolitik global, ancaman perubahan iklim, dan dinamika harga komoditas juga menambah kompleksitas.
Namun, dengan kapasitas akademik, pengalaman panjang, dan keberhasilan di LPS, publik percaya Purbaya Yudhi Sadewa mampu menavigasi tantangan ini. Kebijakan fiskal yang kokoh harus disertai dengan keberanian melanjutkan reformasi pajak, meningkatkan transparansi, serta memperkuat tata kelola keuangan negara.
Baca juga : Sektor Keuangan Tumbuh Positif, Maraknya Demo Tidak Ganggu Perekonomian
Ekonomi untuk Rakyat
Lebih dari sekadar menjaga stabilitas angka, kebijakan fiskal harus hadir untuk merawat keadilan sosial. Ini berarti anggaran negara diarahkan pada program yang betul-betul dirasakan rakyat kecil: kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, serta transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Fiskal yang berkeadilan akan menjembatani antara kepentingan pembangunan jangka panjang dengan kebutuhan mendesak masyarakat hari ini.
Optimisme untuk Indonesia
Baca juga : Jamkrindo Gandeng BNI Perkuat Penjaminan Bank Garansi Dorong Ekonomi Nasional
Sebagai Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang, saya melihat momentum ini sebagai babak penting. Kita optimis, di tangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan akan menjadi pilar yang tidak hanya menjaga kestabilan angka-angka, tetapi juga memastikan keuangan negara hadir untuk seluruh rakyat Indonesia.
Akhirnya, pelantikan Menteri Keuangan baru bukan sekadar pergantian kursi jabatan. Ia adalah momentum lahirnya harapan baru: fiskal yang kokoh, ekonomi yang berkeadilan. Harapan inilah yang kini kita titipkan di pundak Purbaya Yudhi Sadewa.
Dr. H. Suripto, S.E., M.Ak
Dr. H. Suripto, S.E., M.Ak.,CSRS Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang, Sekretaris DPW FORSILADI Propinsi Banten
Dr. H. Suripto, S.E., M.Ak.,CSRS Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang, Sekretaris DPW FORSILADI Propinsi Banten
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya