Dark/Light Mode

Uji Ketahanan Krisis, PLN EPI Gelar Simulasi BCP

Jumat, 19 September 2025 07:33 WIB
Uji Ketahanan Krisis, PLN EPI Gelar Simulasi BCP

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggelar simulasi Business Continuity Plan (BCP) sebagai langkah strategis untuk menguji ketangguhan organisasi dalam menghadapi berbagai situasi krisis.

Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan perusahaan dalam menjaga pasokan energi primer nasional di tengah kondisi tak terduga.

Simulasi ini diikuti oleh jajaran pimpinan senior, tim simulasi, dan fasilitator internal. Dalam pelaksanaannya, PLN EPI juga melibatkan Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa Madura Bali (UIP2B) dan Pertamina Nusantara Regas.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Mampang Gelar Sosialisasi Program Bagi UMKM

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN EPI Efin Febriantoro R, menyatakan, BCP bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan bukti kesiapan nyata.

"Ketangguhan organisasi menjadi syarat mutlak. Kesiapan itu tidak bisa dibangun hanya lewat teori, melainkan harus diuji," ujarnya.

Dalam simulasi, PLN EPI menguji tiga skenario krisis kompleks yang dirancang mencerminkan kondisi nyata, yaitu gempa bumi, kenaikan harga batu bara dan keterbatasan DMO, serta gangguan pada rantai nilai LNG.

Baca juga : Cegah Kerugian Dan Korupsi, Pemprov Dan DPRD Jabar Sepakat Rampingkan BUMD

Rangkaian simulasi ini dirancang untuk menguji kecepatan respons, memperkuat koordinasi lintas fungsi, serta mengukur fleksibilitas rantai pasok perusahaan di tengah tekanan krisis.

Pelaksanaan simulasi BCP ini dinilai penting mengingat peran vital PLN EPI sebagai penyedia energi primer nasional. Gangguan pasokan energi primer dapat berdampak langsung pada keandalan sistem kelistrikan nasional.

Melalui simulasi, perusahaan dapat mengantisipasi potensi risiko, memastikan kesiapan sistem dan sumber daya manusia (SDM) menghadapi gangguan, serta mempercepat pemulihan layanan.

Baca juga : Universitas Pancasila Gelar Seminar Nasional II dan Rakernas PDPKN

"Teknologi dapat gagal dan sistem bisa terguncang. Tetapi semangat, ketangguhan, dan kepemimpinan insan PLN EPI merupakan benteng terakhir yang menjaga keberlangsungan operasional perusahaan," tambah Efin.

Oleh karena itu, PLN EPI terus memperkuat kapasitas SDM, membangun budaya sadar risiko, dan meningkatkan kolaborasi lintas fungsi.

"Harapan kami melalui simulasi ini, kita tidak hanya belajar prosedur, tetapi juga membangun refleksi, mengevaluasi celah, dan memperkuat sinergi," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.