Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BCA Gandeng BOSF Ajak Siswa Pahami Peran Vital Habitat Orang Utan
Senin, 22 September 2025 16:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Bakti BCA kembali bekerja sama dengan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), menyelenggarakan kegiatan ‘Student Goes to Nature (SGTN) 2025.’
Tahun ini, sebanyak 200 pelajar tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se-Kecamatan Samboja dan Samboja Barat mendapat kesempatan untuk belajar langsung di kawasan Konservasi Orang Utan BOSF, Samboja Lestari, Kalimantan Timur.
Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn menjelaskan, program SGTN merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BCA yang sejalan dengan salah satu pilar Bakti BCA. Yakni, Bakti Lingkungan, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga alam dan kelestarian satwa liar.
“Melalui pembelajaran interaktif di lapangan, para siswa diajak memahami peran vital orang utan dalam ekosistem, sekaligus mengenal tantangan nyata yang dihadapi habitatnya,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (22/9/2025).
Baca juga : Tenggara Strategics: Ojol Tak Masalah Potongan 20 Persen, Asal Banyak Orderan
Orang utan merupakan umbrella species yang berperan menjaga keanekaragaman hayati di habitatnya. Melestarikan keberadaan orang utan sama. Artinya, dengan merawat seluruh ekosistem tempatnya tinggal.
Hera mengatakan, tidak hanya seputar konservasi, SGTN 2025 juga memperkaya wawasan pelajar dengan edukasi literasi keuangan.
“Hal ini menjadi bekal tambahan agar para peserta mampu mengelola masa depan mereka secara berkelanjutan, sejalan dengan visi BCA untuk menghadirkan kontribusi yang holistik bagi masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan SGTN 2025 dibagi ke dalam lima pos, yakni Pos Makaka, Pos Keruing, Pos Durian, Pos Orang Utan, dan Pos Beruang Madu.
Baca juga : Menteri PKP Gandeng 3 Ribu Ekosistem, Sosialisasi KUR Perumahan Di Jawa Barat
Setiap pos menghadirkan aktivitas tematik yang memberikan pengalaman langsung seperti penanaman pohon, demonstrasi filter air dan dekomposisi sampah, sekaligus pemahaman mendalam tentang konservasi satwa endemik Kalimantan.
Hera mengatakan, BCA percaya bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini.
Melalui Student Goes to Nature, BCA ingin menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab generasi muda terhadap kelestarian hutan dan satwa dengan cara yang menyenangkan serta mudah dipahami.
“Upaya ini sejalan dengan komitmen BCA dalam mendukung keberlanjutan lingkungan yang pada akhirnya juga menopang kehidupan manusia,” tuturnya.
Baca juga : Catatan Moderasi Beragama Dalam Peringatan Maulid Nabi SAW
Sejak 2012 sampai 2025, BCA bersama Yayasan BOS telah mendukung pemerintah menorehkan sejumlah kontribusi nyata dalam upaya konservasi orang utan. Beberapa meliputi, pelepasliaran 54 orang utan ke habitat alami, rehabilitasi 57 orang utan, penanaman 9 ribu pohon di area konservasi Yayasan BOS, edukasi pelestarian orang utan terhadap 4.484 pelajar.
Peningkatan awarness publik melalui 2.060 kartu Flazz edisi khusus dan edukasi konservasi melalui LED di momen Orangutan Day sebanyak 7 kali. Serta, perbaikan empat pulau pra-pelepasliaran dan renovasi Sekolah Hutan.
“Langkah berkelanjutan ini menjadi bukti konsistensi BCA dalam mengintegrasikan nilai keberlanjutan di setiap aktivitasnya, sekaligus mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga warisan alam Indonesia,” pungkas Hera.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya