Dark/Light Mode

Terpilih Jadi Ketum Asbisindo, Anggoro Siapkan 5 Strategi Perkuat Ekonomi Syariah

Kamis, 25 September 2025 10:28 WIB
(kiri-kanan) Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo terpilih sebagai Ketua Umum Asbisindo periode 2025-2027. Serah terima dilakukan oleh Hery Gunardi kepada Anggoro Eko Cahyo di Kantor Pusat BSI Jakarta (24/9/2025). (Foto: Dok. BSI)
(kiri-kanan) Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo terpilih sebagai Ketua Umum Asbisindo periode 2025-2027. Serah terima dilakukan oleh Hery Gunardi kepada Anggoro Eko Cahyo di Kantor Pusat BSI Jakarta (24/9/2025). (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo terpilih sebagai Ketua Umum Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) periode 2025-2027, menggantikan Hery Gunardi yang kini memimpin Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas). Serah terima jabatan Ketua Asbisindo dilakukan di Jakarta Rabu (24/9/2025).

Dalam sambutannya, Anggoro menyampaikan terima kasih atas kepemimpinan sebelumnya yang dipimpin Hery Gunardi.

Anggoro mengatakan amanah ini menjadi tanggung jawab untuk mendorong Asbisindo bisa menjadi mitra strategis memperkuat perbankan syariah di Indonesia.

Anggoro bertekad memperkuat fungsi penguatan sinergi Asbisindo dengan Pemerintah maupun stakeholder lain terkait untuk mendorong ekonomi syariah Indonesia menuju panggung global.

Terlebih setelah ditetapkannya penguatan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi inklusif di dalam Strategi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan meningkatkan produktivitas ekonomi jangka panjang.

Baca juga : Resmikan Gerai Pertama Di Indonesia, LifeWork Siapkan Rencana Ekspansi Bisnis

Anggoro menambahkan, setidaknya ada lima aspek yang menjadi fokus utama kepengurusannya. Pertama, memperkuat sinergi antar anggota Asbisindo agar tumbuh bersama, sehat dan berdaya saing.

Kedua, penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah, Ketiga inovasi dan transformasi digital, keempat, mengakselerasi halal industri untuk pertumbuhan ekonomi nasional dan kelima, menjadikan Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dunia.

“Tantangan selanjutnya untuk penetrasi layanan keuangan syariah. Yakni literasi tinggi, namun inklusi masih relatif rendah," ujar Anggoro dalam keterangannya, Kamis (25/9/2025).

Anggoro menambahkan, melalui Asbisindo, bank-bank syariah dapat mencurahkan pemikiran untuk meningkatkan pangsa pasar bisa di atas 10 persen.

Menurutnya, BSI sebagai leader bank syariah siap berkolaborasi bersama bank syariah lain untuk meningkatkan matket share.

Baca juga : Pemerintah Gencarkan Efisiensi Anggaran untuk Percepat Pemerataan Ekonomi

‘Dengan literasi yang makin baik, insya Allah inklusi keuangan syariah juga makin baik. Inklusi antara lain ditentukan oleh jaringan bank syariah serta pemahaman masyarakat terkait benefit bank syariah.

Dalam paparannya, Anggoro menyampaikan optimisme bahwa ekonomi syariah bisa menjadi arus baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini ditunjukkan dengan tren pertumbuhan perbankan syariah yang solid dan tumbuh positif di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Anggoro juga menyambut baik hadirnya bank syariah baru dengan aset size yang lebih besar dari sebelumnya karena akan memperbesar pangsa pasar keuangan syariah.

Data OJK 2025 menunjukkan pertumbuhan industri Perbankan Syariah tumbuh lebih baik dari Perbankan Nasional.

Baca juga : Setor Rp 225,6 Triliun Ke Negara, Pertamina Perkuat Ekonomi Nasional

Aset bank syariah per posisi Juni 2025 tumbuh 7,83 persen YoY, lebih tinggi dari Perbankan Nasional sebesar 6,43 persen YoY.

Demikian juga dengan pembiayaan dan yang tumbuh masing-masing 8,37 persen YoY lebih tinggi dibandingkan Perbankan Nasional 7,71 persen YoY.

Asbisindo juga dapat mendorong pertumbuhan halal industri termasuk ekosistem haji dan duduk bersama pemerintah dalam mewujudkan misi menjadikan Indonesia pusat halal global.

Anggoro menegaskan Asbisindo siap menjadi mitra strategis seluruh pihak untuk kolaborasi melahirkan inovasi-inovasi strategis untuk meningkatkan penetrasi keuangan syariah di Indonesia.

"Asbisindo siap menjadikan perbankan syariah role model arus baru pertumbuhan ekonomi Indonesia, bahkan di kancah global,”pungkas Anggoro.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.