Dark/Light Mode

Target Rp 230 Ribu Bukan Lagi Mimpi

Hold Saham DADA Sekuat Baja!

Jumat, 3 Oktober 2025 13:41 WIB
DADA, bukan saham biasa. [Foto Ilustrasi: Dok]
DADA, bukan saham biasa. [Foto Ilustrasi: Dok]

 Sebelumnya 
Perjalanan Panjang, Bukan untuk Trader Harian

Investor perlu sadar, perjalanan menuju Rp 230.000 per lembar saham bukanlah jalan mulus tanpa hambatan. Suspensi saham dan koreksi saham, hampir pasti terjadi, baik harian, mingguan, bahkan bulanan, karena kenaikan signifikan akan membuat regulator “mengistirahatkan” saham untuk menjaga stabilitas pasar.

Baca juga : Warga Kembalikan 32 Barang Milik Ahmad Sahroni, Termasuk Sertifikat Tanah

Sementara itu, aksi korporasi akan dilakukan mulai dari right issue, akuisisi lahan, hingga konsolidasi aset. Semua ini memerlukan waktu dan kesabaran.

Hal tersebut menjadi dasar bahwa saham DADA bukan untuk para trader jangka pendek. Perjalanan ini penuh turbulensi dan koreksi atas saham, akan tetapi hasil akhirnya bisa sangat manis. Bagi investor yang bersabar, hal ini menjadi peluang emas untuk meraih keuntungan luar biasa.

Baca juga : Rosan Terbang Ke Makkah, Kampung Haji Bukan Lagi Mimpi

Analis Pasar Modal, Rendy Yefta menyampaikan, bagi investor yang berorientasi jangka panjang, hal ini menjadi pintu masuk untuk mendapatkan saham bagger (naik berkali-kali lipat). Namun, kata dia, para investor tetap harus memperhatikan manajemen uang (money management) dan profil risiko masing-masing.

Menurutnya, pemegang saham DADA jangan tidak terpengaruh dengan gejolak atau pergerakan saham harian atau pilih hold (pegang erat). Sementara bagi yang belum mengoleksi saham DADA, saat ini menjadi momentum untuk mulai berburu, sebelum saham ini benar-benar menjadi incaran global.

Baca juga : Nadin Amizah, Ribut Urusan Lagu, Diancam Gugatan

Pasalnya, target saham DADA menuju Rp 230 ribu bukan hal mustahil, tapi butuh keyakinan, kesabaran, dan keteguhan hati. Jadi, di balik dua raksasa Jepang yang sudah tercatat di bursa Jepang, ada nama besar Vanguard Group – “the huge big giant” investor dunia – yang berpotensi masuk melalui DADA.

Jika ini terjadi, jalan menuju valuasi USD 100 miliar terbuka lebar. Bagi masyarakat awam, sederhananya adalah, DADA bukan saham biasa. Ini tiket masuk ke segitiga emas Jakarta. Dan bagi yang memegangnya, hold untuk jangka panjang adalah strategi terbaik, karena saham DADA akan melakukan pembagian dividen pada 10 Oktober 2025 sehingga perdagangan bursa akan kembali normal, sudah lepas dari pemantauan khusus atau full call auction (FCA). (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.