Dark/Light Mode

Sampaikan Belasungkawa, GAPENSI & GATENSI Siap Kawal Proses Konstruksi Pesantren

Selasa, 7 Oktober 2025 16:58 WIB
Foto: Gapensi.
Foto: Gapensi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Seluruh Indonesia (GAPENSI) dan Gabungan Ahli Teknik Indonesia (GATENSI) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

Ketua Umum GAPENSI Andi Rukman Karumpa mendoakan korban meninggal dunia diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Kami turut berduka cita kepada para santri, keluarga, pengasuh ponpes, dan seluruh masyarakat yang terdampak," ujar Andi dalam pernyataan bersama GAPENSI dan GATENSI di Jakarta, dikutip Selasa (7/10/2025).

Andi mengatakan, insiden ambruknya mushala ini merupakan pelajaran berharga akan pentingnya integritas, kepatuhan terhadap standar teknis, dan keselamatan dalam setiap proses pembangunan.

Berdasarkan informasi awal, ucap Andi, terdapat indikasi kegagalan konstruksi sebagai penyebab musibah ini.

Baca juga : Stabilkan Nilai Tukar Rupiah, BI Intervensi Pasar

"GAPENSI dan GATENSI menekankan pentingnya pendekatan yang bijaksana dalam menangani kasus ini, tanpa terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi," ucap Andi.

Sebagai bentuk tanggung jawab profesional, Andi menyampaikan, GAPENSI dan GATENSI bertekad memberikan kontribusi nyata.

Yakni, dengan membentuk tim investigasi independen yang terdiri atas pelaksana konstruksi (GAPENSI) dan ahli teknik (GATENSI) untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam mengungkap akar penyebab kegagalan struktur secara komprehensif dan ilmiah.

Andi mengatakan GAPENSI dan GATENSI pun akan menyediakan program layanan khusus pesantren.

Dalam program ini, GAPENSI memberikan konsultasi gratis untuk pemilihan penyedia jasa konstruksi berkompeten.

Baca juga : Prabowo Umumkan Swasembada Di PBB, PTPN Siap Jaga Produksi Beras

Andi mengatakan pihaknya siap membantu verifikasi mitra konstruksi untuk memastikan kredensial dan sertifikasi.

"GAPENSI berkomitmen menerapkan SNI dan standar K4 (Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan (K4) dengan pengawasan teknis dari GATENSI untuk peningkatan standar mutu bangunan pesantren," lanjut Andi.

Andi menambahkan, GAPENSI dan GATENSI akan menyelenggarakan program edukasi dan sosialisasi konstruksi aman bagi pesantren dan masyarakat.

"Kami menegaskan yang diperlukan saat ini solusi konstruktif, bukan saling menyalahkan. Melalui sinergi GAPENSI sebagai pelaksana dan GATENSI sebagai ahli teknik, kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan keselamatan konstruksi di Indonesia," kata Andi.

Sementara Ketua Umum GATENSI Bambang Rahmadi mengatakan GATENSI mendukung penuh perbaikan proses konstruksi pesantren di Indonesia.

Baca juga : Gibran Temui Ojol, Janji Kawal Proses Hukum Affan

Bambang menyampaikan, GATENSI siap memberikan pendampingan teknis dalam evaluasi dokumen pelaksanaan dalam program layanan khusus pesantren.

"GATENSI siap mengerahkan ahli teknik untuk audit keselamatan bangunan pesantren dan memberikan solusi perbaikan struktur," kata Bambang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.