Dark/Light Mode

PEP dan PHE Zona 4 Kembali Naikkan Produksi, Energi Sumsel Terjaga

Selasa, 7 Oktober 2025 17:24 WIB
Ilustrasi. (Dok PHE)
Ilustrasi. (Dok PHE)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 terus menunjukkan kinerja positif dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Meskipun sebagian besar lapangan tergolong mature (tua), wilayah kerja ini berhasil membalikkan tren penurunan produksi (decline) menjadi peningkatan (incline) sejak 2022 hingga 2025.

Pencapaian tersebut tak lepas dari strategi pengembangan agresif melalui program pengeboran dan intervensi sumur (workover dan well intervention), serta penerapan teknologi terkini seperti sistem batch drilling dan inovasi alat Chemical Pump Modifikasi (CPM) untuk meningkatkan keselamatan kerja.

“Zona 4 merupakan salah satu wilayah kerja yang konsisten menjaga produksi sejak 2022 hingga 2025. Tapi kami tidak bisa berjalan sendiri, perlu dukungan semua pihak, agar bisa menambah produksi dan mempertahankan energi nasional,” ujar General Manager (GM) Zona 4, Djudjuwanto, di Prabumulih, Selasa (7/10/2025).

Baca juga : Pertamina Hulu Energi Genjot Produksi Migas, Dukung Swasembada 2045

“Sistem Batch drilling ini bukan semata untuk meningkatkan produksi, tapi mempercepat pekerjaan dengan metode yang lebih efisien,” jelasnya.

Pertamina EP Zona 4 merupakan salah satu wilayah kerja strategis Pertamina Hulu Rokan (PHR). Wilayah kerja ini awalnya mencakup Asset 2 (Prabumulih, Limau, Pendopo, Adera), dan diperluas pada 2022 dengan integrasi Field Ramba dari Asset 1, serta Field Ogan Komering dan Field Raja Tempirai dari Pertamina Hulu Energi.

Wilayah Administrasi Pertamina EP Zona 4 berada di delapan kabupaten dan dua kota di Sumatera Selatan. Kota Prabumulih dan Kota Palembang. Termasuk Kabupaten Pali, Musi Rawas, Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas Utara, Muara Enim, dan Ogan Ilir, Komering Ulu.

Secara geologi, PHR Zona 4 memiliki kompleksitas tinggi dengan keberagaman karakter reservoir dan mekanisme pengurasan yang menantang.

Baca juga : Prabowo Umumkan Swasembada Di PBB, PTPN Siap Jaga Produksi Beras

Namun dengan integrasi teknologi, pendekatan geologi terpadu, serta penerapan nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), PHR mampu menjaga kinerja produksi sekaligus memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasi.

“Zona 4 bukan hanya bicara produksi migas, tetapi juga kontribusi sosial. Melalui program seperti Beasiswa Non Ikatan Dinas SKK Migas–PHR dan Program Pertanian Mandiri untuk Desa Tangguh (PERMATA), kami ingin masyarakat sekitar wilayah operasi ikut merasakan manfaat nyata dari keberadaan industri hulu migas,” tambah Djudjuwanto.

Ia menegaskan, PHR Zona 4 juga tengah memperkuat pengelolaan proyek LPG serta mendorong percepatan proses perizinan dan efisiensi pemboran.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHR terus berinovasi untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca juga : Pertamina NRE Tawarkan Solusi Terpadu untuk Efisiensi Energi Industri

Dengan luas wilayah kerja mencapai 71.590 kilometer persegi di Regional 1 Sumatera, perusahaan berkomitmen menjalankan operasi yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.