Dark/Light Mode

Perkuat Inovasi Hijau, Eagle High Plantations Dorong Kolaborasi Industri

Kamis, 16 Oktober 2025 18:32 WIB
Eagle High Plantations atau BWPT menggelar diskusi bertajuk Inovasi Hijau dari Indonesia untuk Dunia di Jakarta, Kamis (16/10/2025). (Foto: Dok. BWPT)
Eagle High Plantations atau BWPT menggelar diskusi bertajuk Inovasi Hijau dari Indonesia untuk Dunia di Jakarta, Kamis (16/10/2025). (Foto: Dok. BWPT)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Eagle High Plantations Tbk atau BWPT menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menggelar diskusi bertajuk 'Inovasi Hijau dari Indonesia untuk Dunia' di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Dalam diskusi tersebut, para pembicara sepakat bahwa inovasi hijau bukan semata persoalan teknologi, melainkan cerminan kemauan bangsa untuk beradaptasi dan berkolaborasi demi masa depan yang berkelanjutan.

Indonesia dinilai memiliki modal besar berupa sumber daya alam yang melimpah, talenta muda yang potensial, serta lembaga riset yang kuat.

Tantangan utamanya kini adalah bagaimana seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja bersama untuk mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan nyata.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Gelar SAF Forum 2025 Dorong Kolaborasi Langit Rendah Emisi

CEO Eagle High Plantations Henderi Djunaidi mengatakan, bahwa sektor swasta memiliki peran penting dalam menciptakan solusi berkelanjutan yang aplikatif.

"Inovasi hijau harus menjadi bagian integral dari strategi bisnis. Melalui riset, teknologi, dan kolaborasi lintas generasi, kita dapat menghadirkan perubahan yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan," kata Henderi.

Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup Mohamad Bijaksana Junerosano menyoroti pentingnya memperkuat ekosistem inovasi yang berkesinambungan.

"Inovasi lingkungan bukan hanya tentang mengurangi emisi, tetapi juga tentang mengubah paradigma bahwa limbah dapat menjadi sumber nilai baru bagi ekonomi hijau," ujarnya.

Baca juga : Perkuat Talenta Kreatif, Kemenbud Gandeng Korea Bangun House of Indonesiana

Sementara, eks Wamendag  Bayu Krisnamurthi menekankan bahwa inovasi hijau perlu menjadi bagian dari transformasi sistemik bangsa.

Menurutnya, inovasi hijau bukan hanya tentang teknologi baru, tapi juga tentang solusi untuk mengatasi masalah dan berkontribusi pada kelestarian kehidupan secara global tanpa kehilangan akarnya di masyarakat lokal.

"Itulah sebabnya kita perlu memberi apresiasi atas upaya yang dilakukan Eagle High Plantations," ungkap Bayu 

Adapun, diskusi tersebut menyimpulkan bahwa keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi namun juga dari seberapa besar dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan.

Baca juga : Perkuat Pengawasan Program, Akar Rumput Foundation Dukung MBG

Melalui kegiatan ini, Eagle High Plantations mengajak seluruh pelaku industri, khususnya di sektor kelapa sawit, untuk memperkuat sinergi antara riset, industri, dan generasi muda sebagai langkah nyata menghadirkan inovasi hijau dari Indonesia untuk dunia.

"Langkah ini diharapkan tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjadi keniscayaan yang terus berlanjut dan diteruskan generasi berikutnya," pungkas Bayu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.