Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Salurkan 142 Ribu Rumah Subsidi, Capaian BTN Luar Biasa
Jumat, 17 Oktober 2025 06:35 WIB
Sebelumnya
“Capaian tersebut menjadikan BTN menguasai 78,3 persen pangsa pasar dari total 13.069 unit rumah subsidi yang disalurkan seluruh bank di wilayah tersebut,” ucap Hirwandi.
Dengan hasil tersebut, Jawa Timur berkontribusi sekitar 6,6 persen terhadap total penyaluran nasional aprogram FLPP.
Daerah dengan penyaluran tertinggi meliputi Kabupaten Jember (2.205 unit), Malang (1.534 unit), Banyuwangi (870 unit), dan Kediri (841 unit).
Menurut Hirwandi, kinerja di Jawa Timur mencerminkan solidnya ekosistem pembiayaan perumahan yang telah dibangun BTN bersama Pemerintah dan pengembang. “Kami menjaga konsistensi agar masyarakat berpenghasilan rendah semakin mudah memiliki rumah,” tuturnya.
Baca juga : Perang Dagang Memanas Ekspor RI Tetap Kinclong
Sebagai informasi, Program KPR Subsidi BTN di Jawa Timur menjangkau masyarakat dari berbagai profesi. Mulai dari pegawai swasta, Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga pendidik, TNI/ Polri, hingga pekerja informal dan wirausaha kecil.
“BTN memastikan pembiayaan rumah subsidi dapat diakses lintas profesi, termasuk sektor informal yang selama ini sulit memperoleh kredit perumahan,” ujar Hirwandi.
Dia menambahkan, BTN juga mencatat peningkatan partisipasi perempuan dalam Program KPR Subsidi. Sekitar 32,7 persen penerima KPR Subsidi BTN merupakan perempuan.
“Yang mencerminkan komitmen BTN dalam memperluas akses kepemilikan rumah yang setara dan inklusif,” terangnya.
Baca juga : Pemprov DKI Diingatkan Cegah Banjir Sejak Dini
Hirwandi menilai, keberhasilan Program KPR Subsidi tidak hanya membantu masyarakat memiliki rumah, tetapi juga memberikan efek ekonomi berantai di tingkat lokal.
“Inilah bentuk kontribusi BTN terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Hirwandi.
Terpisah, Pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda menilai, penyaluran rumah subsidi oleh BTN di tahun 2025 sangat signifikan dan strategis dalam mendukung program Pemerintah menyediakan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Terobosan kebijakan, penguatan modal, serta perluasan akses ke segmen informal menjadi kunci keberhasilan BTN dalam menyalurkan KPR subsidi secara optimal,” ujar Ali kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Soroti Proyek Mangkrak, Pram Konsultasi Ke KPK
Dia berharap, hal ini tidak hanya membantu mengatasi backlog perumahan.
“Tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor properti dan ekonomi nasional secara lebih luas,” tutup Ali. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya