Dark/Light Mode

SAI 2025: Kolaborasi Xurya, Huawei & JJ-LAPP Cetak Praktisi Energi Surya Unggul

Jumat, 17 Oktober 2025 22:55 WIB
Foto: SAI 2025.
Foto: SAI 2025.

RM.id  Rakyat Merdeka - Solar Academy Indonesia (SAI) 2025 sukses digelar berkat kolaborasi antara Xurya Daya Indonesia, Huawei Indonesia, dan JJ-LAPP Indonesia.

Program ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan eksposur global bagi industri surya nasional guna mendukung transisi energi bersih Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Mada Ayu Habsari menyampaikan apresiasinya atas sinergi tiga perusahaan tersebut.

“Kami mengapresiasi sinergi antara Xurya, Huawei, dan JJ-LAPP. Semoga Solar Academy Indonesia 2025 menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk berinvestasi pada pengembangan SDM. Masa depan energi bersih Indonesia bergantung pada kemampuan kita membangun talenta yang unggul dan berdedikasi,” ujar Mada.

Program ini merupakan pendidikan pertama di Indonesia yang didedikasikan bagi sistem fotovoltaik (PV) untuk mitra Engineering, Procurement, and Construction (EPC) lokal.

Baca juga : City Gas Tour 2025 Dimulai Di Medan, PGN Ajak Warga Nikmati Energi Bersih

SAI dirancang sebagai respons terhadap Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang menempatkan energi surya sebagai tulang punggung transisi energi dengan target kapasitas mencapai 17,1 gigawatt (GW).

Ambisi tersebut diperkirakan menciptakan lebih dari 350 ribu pekerjaan hijau baru di sektor PLTS, menjadikan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas utama.

Program ini juga mendapat dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Solar Academy Indonesia adalah wujud nyata komitmen bersama antara pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Pelatihan ini menghadirkan teknologi mutakhir dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan ketenagalistrikan,” ujar Wahyudi Joko Santoso, Koordinator Kelaikan Teknik dan Keselamatan Ketenagalistrikan Ditjen Gatrik Kementerian ESDM.

Pelatihan intensif SAI berlangsung Juli hingga Agustus 2025 di Huawei ASEAN Academy Engineering Institute.

Baca juga : IPR: Kolaborasi Kunci Hadapi Ketidakpastian Global

Program ini mengusung pendekatan Comprehensive and Practical Learning dengan enam sesi interaktif mencakup teori, praktik langsung (hands-on), dan diskusi mendalam.

Dari lebih dari 450 pendaftar, sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti pelatihan intensif tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi, 10 peserta terbaik mendapat kesempatan menghadiri The 4th Global Installer Summit di Shenzhen dan Dongguan, Tiongkok, pada 16–18 September 2025.

Dua mitra EPC asal Indonesia bahkan menerima penghargaan internasional, menegaskan daya saing talenta PLTS nasional di kancah global.

Philip Effendy, VP of Operations Xurya, menyampaikan kebanggaannya terhadap inisiatif ini.

Baca juga : IMVA 2025 Hadirkan Kolaborasi Khusus untuk Kreator Musik Video

“Sejak awal, kami melihat antusiasme luar biasa dari para EPC untuk berkontribusi membangun pembangkit EBT di Indonesia. Kami berharap program ini terus melahirkan talenta energi surya berkualitas yang siap mengakselerasi adopsi PLTS di seluruh negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Raja Tinjo Hotmarasi, Head of Renewable Energy Division JJ-LAPP Indonesia, menambahkan bahwa peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman sistem energi surya dan soft skills untuk menghadapi dinamika industri.

Jin Song, CEO Huawei Digital Power Indonesia, menegaskan peran strategis akademi ini.

“Solar Academy Indonesia bukan sekadar pelatihan, tetapi fondasi kuat bagi transisi energi bersih. Dengan membekali mitra EPC dengan keterampilan dan pengetahuan mutakhir, kami menciptakan dampak jangka panjang bagi masa depan berkelanjutan Indonesia,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.