Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tak Hanya Jaga Pasokan Bahan Bakar
Kilang Balongan Dan Cilacap Gerakkan Ekonomi Rakyat
Rabu, 22 Oktober 2025 06:35 WIB
Sebelumnya
Rombongan jurnalis diajak singgah ke eduwisata Agrimania, kebun mangga yang menjadi program pemberdayaan masyarakat dari Kilang Balongan. Destinasi wisata edukasi yang berfokus pada varietas mangga baru bernama mangga Agrimania di Indramayu.
Perjalanan dilanjutkan ke Kedai Kopi Teman Istimewa, mitra binaan Pertamina yang dikelola oleh penyandang disabilitas.
Di kedai sederhana itu, aroma kopi bercampur dengan semangat kemandirian. Senyum barista difabel yang lincah meracik kopi menjadi potret nyata energi yang menghidupkan kehidupan.
Baca juga : Fondasi Ekonomi Kuat Pertumbuhan Terjaga
Sore itu, segelas kopi dan percakapan hangat menjadi simbol bagaimana energi bisa menjelma menjadi harapan. Balongan tak lagi hanya dikenal karena kilangnya, tetapi juga karena semangat kemanusiaannya.
Jaga Ketahanan Dari Selatan Jawa
Sabtu pagi, udara Cirebon masih lembab ketika rombongan melanjutkan perjalanan dengan Kereta Fajar Utama Solo menuju Kroya. Tujuannya: Kilang Refinery Unit (RU) IV Cilacap, kilang terbesar dan paling strategis di Indonesia.
Tiba di lokasi, peserta menjalani Daily Check Up (DCU) dan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum menelusuri area kilang. Deru mesin dan aroma khas minyak bumi menyambut rombongan di tengah padatnya aktivitas operasional.
Dari tempat inilah, bahan bakar masa depan Indonesia lahir: Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur yang sebagian bahan bakunya berasal dari minyak jelantah, sisa dapur rumah tangga (Used Cooking Oil atau UCO).
“Alhamdulillah, dengan doa masyarakat Indonesia, kami berhasil mengolah minyak jelantah hingga 2,5 persen. Hasil ini sudah beyond expectation,” ujar General Manager Kilang Pertamina Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, tersenyum di ruang kerjanya, Sabtu (18/10/2025).
Sekilas, angka itu tampak kecil. Namun di dunia energi, capaian tersebut berarti lompatan besar. Target awal perusahaan hanya 1 persen.
Baca juga : Kasus CPO Migor, Pembayaran Uang Pengganti Masih Kurang Rp 4,4 Triliun
Dengan teknologi yang terus disempurnakan dan proses yang rumit, hasil itu menandai babak baru bagi kilang mature (tua) di tepi Samudra Hindia, yang kini tampil sebagai pionir energi hijau nasional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya