Dark/Light Mode

Asalkan Pedagang Sudah Sepakat

Pemprov Siap Tancap Gas Revitalisasi Pasar Tampur

Rabu, 22 Oktober 2025 06:25 WIB
Pedagang menggelar dagangan dengan tenda darurat di sekitar Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Pedagang menggelar dagangan dengan tenda darurat di sekitar Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan siap melakukan perbaikan Pasar Taman Puring (Tampur) yang sudah hampir tiga bulan porak-poranda akibat dilalap api. Namun sayangnya, hingga kini revitalisasi belum jalan karena internal pedagang beda pandangan mengenai rencana tersebut.

Hingga kini belum ada tanda-tanda Pasar Tampur akan diperbaiki. Para pedagang pasar ikonik yang terletak di Jalan Kyai Maja, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini terpaksa berjualan di trotoar. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta August Hamonangan menyoroti khusus masalah itu. 

Baca juga : Kasus CPO Migor, Pembayaran Uang Pengganti Masih Kurang Rp 4,4 Triliun

“Sampai saat ini, tempatnya masih belum diperbaiki. Pedagang-pedagangnya berada dalam kondisi yang miris,” kata August, Jumat (18/10/2025). 

Karena itu, August meminta Pemprov DKI membangun kembali Pasar Taman Puring, dan memastikan para pedagang bisa kembali berjualan di dalamnya, seperti semula. 

August juga mengungkit kesulitan yang dihadapi masyarakat sekitar, akibat belum diperbaikinya Pasar Taman Puring. 

Baca juga : Real Madrid Vs Juventus, Mbappe Ancam Si Nyonya Tua

“Bukan hanya pedagang, tapi juga masyarakat sangat mengandalkan keberadaan Pasar Taman Puring,” ucapnya. 

Pasar Tampur, lanjut August, merupakan tempat menggantungkan nasib para pedagang untuk menghidupi diri serta keluarga mereka. “Semakin lama belum diperbaiki, maka semakin sulit kondisi finansial mereka. Mengakibatkan banyak permasalahan kedepannya,” ingatnya. 

August juga mendorong Pemprov untuk memperhatikan kondisi pasar-pasar lainnya. Menurutnya, terdapat beberapa pasar yang keadaannya sudah tidak layak lagi, sehingga menyulitkan pedagang dan para pembeli untuk datang dan melakukan transaksi jual-beli. 

Baca juga : Asian Youth Games 2025, Atlet Pencak Silat Sabet Emas Pertama

“Misalnya, Pasar Mampang. Lokasinya yang kini tak strategis lagi, membuat para pedagang kehilangan banyak pelanggan. Selain itu, kondisi dalam pasarnya yang sebagian sudah tak terurus, membuat banyak orang mengurungkan niat untuk berkunjung,” paparnya. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan Pasar Tampur. Dia mengaku sudah dua kali menerima para pedagang. “Ketika kebakaran selesai, saya sudah berkeinginan segera melakukan perbaikan,” ujar Pram di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/10/2025). 

Namun, upaya tersebut sempat terhambat ketidaksepahaman internal kalangan pedagang. “Ada asosiasi pedagang yang menolak rencana perbaikan, hingga viral,” ungkapnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.