Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Harita Nickel Tumbuh Konsisten, Perkuat Komitmen Keberlanjutan Global
Sabtu, 1 November 2025 21:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi, mencatatkan kinerja stabil dan positif hingga Kuartal III 2025.
Pertumbuhan yang solid ini beriringan dengan komitmen kuat perusahaan terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab serta upaya menumbuhkan nilai ekonomi.
Harita Nickel kian memperkuat komitmen tersebut dengan menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menjalani audit penuh Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA).
IRMA merupakan standar global paling komprehensif untuk penilaian keberlanjutan di sektor pertambangan.
Audit IRMA Terbesar di Dunia
Audit IRMA Harita Nickel saat ini berada pada tahap peninjauan. Audit ini mencakup lebih dari 30.000 pekerja dan kontraktor di seluruh rantai operasional, menjadikan audit IRMA Harita Nickel sebagai yang memiliki cakupan tenaga kerja terbesar di dunia.
Lukito Gozali, Head of Investor Relations Harita Nickel, menyatakan bahwa kombinasi kemajuan dalam penerapan standar keberlanjutan global dan kinerja finansial yang solid merefleksikan upaya konsisten perusahaan.
Baca juga : Viral Vtuber Sena, DPD RI Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak Dan Perempuan
"Kombinasi antara kemajuan dalam penerapan standar keberlanjutan global dan kinerja finansial yang solid mencerminkan upaya konsisten perusahaan untuk menumbuhkan nilai ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan sosial dan lingkungan,” ujar Lukito Gozali.
Lukito menambahkan, Partisipasi dalam audit IRMA menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses bisnis kami berjalan sejalan dengan standar global dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Akselerasi Energi Bersih dan Dampak Sosial
Sebagai langkah konkret menuju transisi energi bersih, Harita Nickel tengah mengakselerasi pemasangan panel surya berkapasitas 40 MWp di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Hingga Oktober 2025, konstruksi proyek ini telah mencapai 38 persen, dengan instalasi tersebar di atap area tempat tinggal karyawan dan fasilitas produksi.
Proyek ini diharapkan mampu mereduksi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi di kawasan industri nikel.
Di ranah sosial, perusahaan telah mengoperasikan fasilitas pengelolaan sampah terpadu (TPST) di permukiman baru Desa Kawasi.
Baca juga : Industri Tekstil Tegaskan Komitmen Daya Saing dan Keberlanjutan
Fasilitas ini memiliki kemampuan mengolah sekitar 1,8 ton sampah per hari menjadi kompos dan material daur ulang.
Selain itu, Harita Nickel mengembangkan zona ekonomi baru di kawasan yang sama. Zona ini didukung oleh lebih dari 20 kios aktif milik masyarakat lokal, menciptakan peluang usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi warga.
Kinerja Keuangan dan Pembangunan Smelter Baru
Sejalan dengan komitmen keberlanjutan, Harita Nickel membukukan kinerja operasional dan keuangan yang positif.
Selama sembilan bulan pertama tahun ini (hingga Kuartal III 2025), perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 22,40 triliun.
Capaian ini didukung oleh efisiensi berkelanjutan dan optimalisasi fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) serta Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang beroperasi stabil di Pulau Obi.
Hal ini juga merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk menambah kapasitas produksi melalui pembangunan smelter baru.
Baca juga : Jaga Keberlanjutan Lingkungan, LPkR Perkuat Komitmen Efisiensi Penggunaan Air
Saat ini, pembangunan fasilitas RKEF ke-3 (KPS) terus berlanjut. Fasilitas ini dirancang dengan kapasitas produksi hingga 185.000 ton kandungan nikel dalam feronikel per tahun.
Hingga Oktober 2025, progres fase kedua telah mencapai 91 persen, sementara fase ketiga mencapai 44 persen.
Fasilitas baru ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi Harita Nickel terhadap hilirisasi industri nikel nasional sekaligus daya saing perusahaan.
Dengan berlandaskan keseimbangan antara kinerja finansial yang kuat, tata kelola yang solid, serta kepedulian terhadap sosial dan lingkungan, Harita Nickel menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tumbuh dengan tanggung jawab dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta masa depan industri nikel Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya