Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bangun Pabrik Soda Ash Pertama Di Indonesia
Pupuk Indonesia Proyeksi Hemat Devisa Rp 1 Triliun
Minggu, 2 November 2025 06:30 WIB
Sebelumnya
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal menambahkan, pembangunan pabrik soda ash ini tak hanya sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah dalam visi Asta Cita Pemerintah dan memegang peran krusial dalam mendukung hilirisasi, serta kemandirian industri kimia nasional.
Tetapi juga mencerminkan strategi transformasi dan diversifikasi usaha Pupuk Kaltim menuju portofolio bisnis kimia yang lebih luas, efisien, serta sesuai prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).
“Pabrik Soda ash dibangun di atas lahan seluas 16 hektar (Ha) dan ditargetkan rampung dan beroperasi pada Maret 2028,” kata Gusrizal.
Baca juga : Hore, DKI Tak Pangkas Penerima KJP dan KJMU
Pihaknya telah mengalokasikan investasi senilai Rp 5 triliun untuk proyek tersebut, yang juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan terkait ekonomi sirkular.
Terlebih, pabrik soda ash berperan penting dalam mendukung agenda Net Zero Emission (NZE) 2060.
“Karena diproyeksikan mampu menyerap sekitar 174.000 ton CO2 per tahun dari fasilitas existing, untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku utama produksi soda ash,” jelasnya.
Baca juga : Kasus Kuota Haji, KPK Berharap Tak Terulang
Ia meyakini, melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular, emisi tersebut diolah menjadi produk bernilai tambah yang memperkuat rantai pasok berbagai industri Tanah Air.
Selain itu, produk sampingan produksi soda ash berupa amonium klorida juga dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku pupuk yang penting untuk mendukung swasembada pangan.
Selain berkontribusi pada transisi menuju industri rendah karbon, pembangunan pabrik soda ash juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang luas, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya