Dark/Light Mode

Dialog ABAC-Para Pemimpin Ekonomi APEC

Airlangga Dorong Kolaborasi Teknologi Pemerintah dan Dunia Usaha

Minggu, 2 November 2025 13:21 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kiri). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kiri). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili Presiden Prabowo Subianto menghadiri Dialog APEC Business Advisory Council (ABAC) bersama para pemimpin ekonomi kawasan Asia-Pasifik, di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025).

Acara bertajuk ABAC Dialogue with APEC Economic Leaders ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025, yang mempertemukan para pemimpin pemerintahan dan pelaku bisnis untuk membahas arah kebijakan ekonomi kawasan ke depan.

Pertemuan ABAC tahun ini menyoroti lima isu utama, yakni integrasi kawasan, keberlanjutan, kecerdasan artifisial (AI) dan inovasi digital, keuangan dan ekonomi, serta bioteknologi dan layanan kesehatan.

Dalam sesi diskusi, Menko Airlangga satu kelompok dengan perwakilan Pemimpin Taiwan Lin Hsin-i, Managing Director IMF Kristalina Georgieva, perwakilan ABAC Amerika Serikat, ABAC Taiwan, Ketua APEC CEO Summit, dan Delegasi ABAC Indonesia.

Diskusi yang dimoderatori Anindya Bakrie (ABAC Indonesia) dan Jason Chen (ABAC Taiwan) ini berlangsung interaktif, membahas strategi kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya saing kawasan Asia-Pasifik.

Baca juga : BI Dorong Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Di Sulampua

Dalam kesempatan itu, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi atas peran ABAC yang konsisten menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah. Ia menilai tema ABAC tahun ini, “Bridge, Business, Beyond”, mencerminkan semangat konektivitas yang dibutuhkan untuk mewujudkan kemakmuran jangka panjang di kawasan.

“Di tengah ketidakpastian global dan fragmentasi dunia saat ini, kolaborasi yang erat antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Airlangga, dalam keterangan resmi, Minggu (2/11/2025).

Sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia, Airlangga menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, Indonesia berfokus membangun ekosistem digital yang tangguh dan inklusif.

“Teknologi harus tetap berpusat pada manusia serta penerapan AI dilakukan secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia menambahkan, Indonesia membuka kerja sama lebih erat dengan dunia usaha, termasuk anggota ABAC, dalam penguatan kapasitas digital, keamanan siber, dan pengembangan platform ekonomi digital.

Baca juga : Elnusa Kuatkan Inovasi Teknologi Demi Ketahanan Energi Nasional

Kedua, Indonesia berkomitmen mewujudkan pertumbuhan ekonomi rendah karbon. “Pemerintah tengah membangun fondasi ekosistem kendaraan listrik dan baterai terintegrasi untuk menciptakan industri bernilai tambah serta mendukung transisi menuju energi bersih,” ujar Airlangga.

Indonesia juga mengundang dunia usaha untuk bermitra dalam pengembangan energi terbarukan, transportasi hijau, dan manufaktur berkelanjutan.

Ketiga, Airlangga menekankan bahwa investasi harus dimaknai bukan sekadar arus modal, tetapi juga instrumen peningkatan kualitas SDM dan transfer teknologi.

Ia menyambut baik kolaborasi dengan ABAC untuk memastikan investasi berkualitas tinggi yang memberi nilai jangka panjang bagi kawasan Asia-Pasifik.

Dalam sesi dialog, wakil dari Taiwan membagikan pengalaman mereka terkait sistem layanan kesehatan cerdas melalui kemitraan public-private partnership (PPP).

Baca juga : Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet, Evaluasi Setahun Pemerintahan

Mereka juga menyoroti potensi besar AI sebagai pendorong pertumbuhan dan kolaborasi tahap berikutnya di kawasan.

Diskusi berjalan dinamis dan produktif. Masing-masing perwakilan berbagi pandangan tentang penguatan kerja sama di sektor prioritas seperti teknologi, energi, dan kesehatan.

Dialog ini mencerminkan komitmen bersama para pemimpin ekonomi APEC dan ABAC untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan yang saling menguntungkan serta berorientasi pada masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.