Dark/Light Mode

Airlangga Bicara Di Forum ABAC

Kolaborasi Kunci Ekonomi Tumbuh Dan Makin Tangguh

Senin, 3 November 2025 06:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kiri) bersama Ketua Umum Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie (kiri) mengikuti forum dialog Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) Dialogue with APEC Economic Leaders di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kiri) bersama Ketua Umum Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie (kiri) mengikuti forum dialog Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) Dialogue with APEC Economic Leaders di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong kolaborasi teknologi antara Pemerintah dan dunia usaha dalam Dialog Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025, Gyeongju, Korea Selatan.

Airlangga mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam acara Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) Dialogue with APEC Economic Leaders di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025). Pertemuan tersebut menjadi agenda penting dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025. 

Dialog ABAC tahun ini membahas lima isu utama. Yakni integrasi kawasan, keberlanjutan, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan inovasi digital, keuangan dan ekonomi, serta bioteknologi dan pelayanan kesehatan. 

Dalam forum itu, Airlangga berada satu kelompok dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva, serta perwakilan ABAC dari Chinese Taipei, Amerika Serikat dan Indonesia. 

Baca juga : Subsidi Pangan Buat Warga Miskin Jakarta Tetap Lanjut

Diskusi yang dimoderatori Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie (ABAC Indonesia) dan Jason Chen (ABAC Chinese-Taipei) berlangsung aktif. Diskusi membahas strategi kolaborasi lintas sektor dan ekonomi untuk memperkuat kawasan Asia Pasifik. 

Airlangga menyampaikan apresiasi atas peran ABAC yang konsisten menjembatani komunikasi antara dunia usaha dan Pemerintah. 

Dia menilai, tema ABAC tahun ini, “Bridge, Business, Beyond”, mencerminkan semangat konektivitas untuk mewujudkan kemakmuran jangka panjang di kawasan Asia Pasifik. 

“Di tengah ketidakpastian global dan fragmentasi dunia saat ini, kolaborasi yang erat antara Pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang tangguh, inklusif dan berkelanjutan,” jelas Airlangga. 

Baca juga : Paulus Tanos Ajukan Praperadilan, KPK Maju Tak Gentar

Dia menegaskan tiga pesan utama dari Indonesia dalam dialog tersebut. Pertama, digitalisasi harus membangun ekosistem yang tangguh dan inklusif serta berpusat pada manusia (human-centered), dengan penerapan AI yang bertanggung jawab. 

Kedua, Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan rendah karbon. Pemerintah Indonesia tengah membangun fondasi ekosistem kendaraan listrik dan baterai yang terintegrasi, untuk menciptakan industri bernilai tambah dan mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih. 

Indonesia juga membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha untuk memperluas energi terbarukan, transportasi hijau dan manufaktur berkelanjutan. 

Ketiga, investasi dimaknai bukan hanya sebagai arus modal, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia dan transfer teknologi. 

Baca juga : Arsenal Tak Ada Lawan

Indonesia, kata Airlangga, menyambut baik kolaborasi dengan ABAC guna memastikan investasi berkualitas tinggi yang memberikan nilai jangka panjang bagi kawasan Asia Pasifi k. 

Dalam sesi tersebut, perwakilan Chinese-Taipei berbagi pengalaman mengenai sistem pelayanan kesehatan cerdas berbasis kemitraan publik-swasta (public-private partnership), serta pandangan tentang pemanfaatan AI untuk pertumbuhan kawasan. 

Diskusi berjalan dinamis dengan seluruh peserta berbagi pandangan tentang penguatan kerja sama di sektor prioritas seperti teknologi, energi dan kesehatan. 

Forum tersebut menegaskan komitmen bersama para pemimpin ekonomi APEC dan ABAC memperkuat integrasi ekonomi kawasan yang inklusif dan berorientasi masa depan. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.