Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
MIND ID Perkuat Komitmen Transisi Energi Lewat Hilirisasi Bauksit
Rabu, 12 November 2025 18:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional, melalui penguatan hilirisasi bauksit terintegrasi di dalam negeri.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam mineral Indonesia, sekaligus mendorong industrialisasi berbasis keberlanjutan.
Grup MIND ID sebagai pengelola mineral strategis nasional, memproduksi 1,33 juta ton dari total cadangan bauksit sebesar 198,43 juta ton pada 2024.
Melalui kerja sama antara PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), Grup MIND ID kini telah memiliki Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat.
Baca juga : BRIN Perkuat Riset Lewat Kolaborasi Kementerian, Daerah, dan Danantara
Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun, yang seluruhnya berasal dari pemanfaatan cadangan bauksit dalam negeri.
Produk alumina yang dihasilkan SGAR menjadi bahan utama untuk memproduksi aluminium oleh INALUM di Kuala Tanjung.
Grup MIND ID juga tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas SGAR Fase II dengan kemampuan produksi tambahan 1 juta ton alumina per tahun, dan fasilitas Smelter Aluminium Baru di Mempawah dengan kapasitas 600 ribu ton per tahun.
Integrasi rantai nilai ini menegaskan posisi MIND ID sebagai penggerak utama hilirisasi bauksit, yang tidak hanya memperkuat industri nasional, tetapi juga mendukung pencapaian target transisi energi Indonesia.
Baca juga : Perkuat Sistem Merit, Kemenimipas Luncurkan Model Mobilitas Talenta PNS
Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menjelaskan, transisi energi adalah kebutuhan strategis Indonesia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam mineral, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam rantai pasok industri energi bersih dunia.
“Kami berupaya konsisten mendukung terwujudnya kemajuan peradaban masa depan yang lebih baik. Hilirisasi bauksit yang dijalankan secara terintegrasi ini, menjadi salah satu kunci percepatan transisi energi di Indonesia,” ujar Pria.
Pria menambahkan, aluminium merupakan material kunci dalam teknologi transisi energi berkat sifatnya yang ringan, tahan korosi, dan dapat didaur ulang.
Baca juga : Elnusa Perkuat Sinergi HSSE dan Solusi Energi Terintegrasi Lewat ENCORE 2025
Dalam satu fasilitas panel surya berkapasitas 1 MW, dibutuhkan sekitar 21 ton aluminium untuk rangka dan sistem pemasangan.
Selain itu, aluminium juga berperan penting dalam produksi turbin angin, membentuk struktur bilah dan kerangka utama, serta menyusun hingga 30 persen dari total bobot baterai kendaraan listrik (EV) dan komponen bodi mobil listrik.
“MIND ID berkomitmen tidak hanya mengeksplorasi sumber daya alam, tetapi juga memastikan peningkatan nilai tambahnya hingga menjadi produk bernilai strategis," tutur Pria.
"Kami percaya, industrialisasi yang berkelanjutan akan menjadi fondasi kemajuan peradaban masa depan Indonesia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya