Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN EPI Dan Multi Bioenergy Nusantara Berkolaborasi Produksi Biomassa
Jumat, 14 November 2025 14:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT Multi Bioenergy Nusantara (MBN) menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan bahan bakar biomassa untuk mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE).
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret mempercepat transisi energi dan kemandirian industri hijau nasional. Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menyampaikan apresiasi atas kesiapan MBN dalam mendukung agenda transisi energi.
Menurutnya, kehadiran mitra strategis yang mampu mengamankan pasokan dari hulu hingga hilir sangat penting untuk mengakselerasi ekosistem biomassa di Indonesia.
“Selama ini PLN EPI fokus pada sisi off-taker dan ritel. Kehadiran MBN menjadi penting karena bisa menjadi mitra strategis yang mengamankan suplai dari hulu,” ujar Hokkop dalam keterangannya, Jumat (14/11/2025).
Hokkop berharap, kerja sama ini berjalan cepat, namun tetap mengikuti tata kelola BUMN, termasuk due diligence, konsultasi, dan pelaporan antarpemangku kepentingan.
Baca juga : BNI Dukung Industri Film Nasional Via Kolaborasi dengan Iko Uwais di Film TIMUR
Ia menambahkan bahwa proyek akan dimulai dalam skala pilot sembari mempersiapkan peta jalan pengembangan jangka panjang.
Selain memenuhi kebutuhan PLN, inisiatif ini juga diarahkan untuk membuka peluang ekspor biomassa ke pasar internasional.
“Tidak semua limbah agro dapat kami olah saat ini. Dengan adanya mitra seperti MBN, potensi waste lain bisa dimanfaatkan menjadi pelet atau bahan bakar padat, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor,” jelasnya.
Direktur Utama PT MBN Masfet Yones menegaskan kesiapan perusahaan untuk mendukung transisi energi nasional melalui penyediaan fasilitas dan pasokan biomassa bagi PLN EPI.
MBN telah menyiapkan lahan lebih dari 10 hektare, termasuk gudang, laydown area, dan akses logistik yang memadai.
Baca juga : Perang Melawan Judi Online Terus Dilanjutkan, Komdigi Ajak Kolaborasi
“Kami sudah memiliki fasilitas siap pakai dan berbagai alat berat pendukung. Jika PLN EPI membutuhkan survei ulang, kami siap mendukung dan menyediakan data teknis lengkap. Ini menjadi titik awal untuk memulai kemitraan konkret,” kata Masfet.
Ia juga memastikan kesiapan MBN dalam investasi peralatan dan pasokan bahan baku biomassa, serta menegaskan fleksibilitas perusahaan dalam memulai proyek dengan pendekatan bertahap.
“Kalau targetnya sembilan unit, kami bisa mulai dengan tiga unit terlebih dahulu sambil berjalan bersama tim PLN. Prinsip kami: cepat, tepat, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari Anggota DPRD Banten Dede Rohana Putra.
Ia menilai, kolaborasi antara BUMN dan sektor swasta sebagai langkah strategis mempercepat hilirisasi energi bersih.
Baca juga : PLN EPIāKIS Biofuels Sinergikan Langkah Kembangkan BioCNG
“Banten memiliki potensi besar dalam pengolahan limbah pertanian dan perkebunan menjadi energi alternatif. Jika sinergi antara PLN EPI dan MBN ini berhasil, dampaknya tidak hanya pada efisiensi energi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal,” ujar Dede.
Ia menegaskan, DPRD Banten siap mendukung regulasi dan kebijakan yang mendorong investasi energi baru terbarukan sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional.
Kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui due diligence, kajian teknis, dan penyusunan skema komersial sebelum difinalisasi dalam bentuk kerja sama operasi (KSO) atau model kemitraan strategis lainnya.
Dengan sinergi sumber daya, kesiapan industri, dan tata kelola yang kuat, PLN EPI dan MBN bergerak nyata menjadikan biomassa sebagai pilar baru ketahanan energi dan tonggak menuju Indonesia Net Zero Emission.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya