Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PPI Curug dan PTDI Teken MoU Penguatan SDM, Riset, dan Inovasi Sektor Aviasi
Jumat, 14 November 2025 15:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM), riset, dan inovasi di sektor penerbangan nasional. Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan fasilitas dan SDM, program magang praktik industri, pemberian corporate social responsibility (CSR) berupa beasiswa, hingga rekrutmen dan penempatan lulusan vokasi.
Penandatanganan MoU dilakukan Direktur PPI Curug Capt. Megi Hudi Helmiadi dan Direktur Utama PTDI Marsda TNI (Purn) Gita Amperiawan, di Kampus PPI Curug, Tangerang, Banten, Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini turut disaksikan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara (PPSDMPU) Kementerian Perhubungan Abrar Tuntalani. Acara berlanjut dengan seminar bertajuk “Menembus Langit Menyambut Masa Depan: Ajang Promosi Pendidikan Kedirgantaraan Indonesia”.
Capt. Megi memastikan kesiapan fasilitas pendidikan vokasi penerbangan PPI Curug untuk mendukung peningkatan kompetensi SDM Indonesia di bidang aviasi. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah konkret mewujudkan link and match antara pendidikan vokasi dan industri penerbangan nasional.
“Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat peran Politeknik Penerbangan Indonesia Curug dalam perjalanan insan transportasi yang kuat, profesional, dan berdaya saing global,” ujar Capt. Megi.
Baca juga : Sistem Perlindungan Anak Di Sekolah Masih Lemah
Ia juga mengapresiasi PT Dirgantara Indonesia atas kolaborasi strategis dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang produktif dan sesuai kebutuhan industri.
“Ini menjadi bagian penting dari perjalanan panjang menuju kemandirian dan keunggulan industri penerbangan nasional. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan membuka cakrawala siswa-siswi kita terhadap peluang karier dan inovasi di bidang aviasi,” tambahnya.
Dirut PTDI Marsda TNI (Purn) Gita Amperiawan menegaskan pentingnya kerja sama PPI Curug dan PTDI sebagai proyek masa depan bagi dunia aviasi nasional.
“Industri penerbangan nantinya sangat membutuhkan SDM hasil binaan dari lembaga penerbangan, salah satunya PPI Curug. Ini adalah salah satu proyek masa depan. Kenapa? Karena yang kita bangun adalah satu ekosistem kedirgantaraan nasional,” tegas Gita.
Baca juga : Prof. Ariawan Raih Penghargaan Di Ajang Indonesia Kita Award 2025
Ia menekankan bahwa pendidikan, industri, dan inovasi merupakan tiga pilar yang harus berjalan beriringan.
“Satu hal yang menarik adalah bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan di sektor kedirgantaraan menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), naik 8 persen setahun. Sedangkan kemampuan bangsa untuk menyiapkan SDM yang bisa meng-handle pekerjaan itu hanya 3 persen. Data ini disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS),” ujarnya.
Dengan demikian, kata Gita, kebutuhan SDM tersertifikasi harus dipercepat. Ia menyebut PTDI dan PPI Curug tengah menyiapkan langkah konkret, termasuk forum diskusi kelompok (FGD), untuk menyesuaikan strategi penyediaan tenaga ahli penerbangan.
“Karena itu, sekali lagi, kerja sama antara PPI Curug dan PT Dirgantara Indonesia dampaknya nasional. Kami mengajak PPI Curug untuk membantu menyiapkan SDM Indonesia di wilayah timur,” katanya.
Baca juga : Hadiri Habibie Prize 2025, Bamsoet Dorong Kebangkitan Riset dan Inovasi Nasional
Di kesempatan yang sama, Kepala PPSDMPU Abrar Tuntalani menilai kerja sama kedua lembaga ini menjadi langkah nyata meningkatkan daya saing dunia kedirgantaraan Indonesia. Kolaborasi ini juga membuka peluang lebih besar bagi lulusan PPI Curug untuk berkarier di PT Dirgantara Indonesia.
“Saya mengajak seluruh adik-adik civitas PPI Curug, dunia industri, dan pihak terkait untuk terus memperkuat kolaborasi dan inovasi. Kalian adalah generasi yang bukan hanya siap kerja, tetapi siap menghadapi perubahan global dan membawa Indonesia menembus langit di masa depan,” ujar Abrar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya