Dark/Light Mode

Berikan Akses Listrik Untuk Ratusan Keluarga Di Fakfak

Bahlil Yakin Nyalakan Perekonomian Desa

Senin, 17 November 2025 06:30 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan penyalaan 100 penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Fakfak,  Papua Barat. (Foto: Dok. Kementerian ESDM)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan penyalaan 100 penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. (Foto: Dok. Kementerian ESDM)

 Sebelumnya 
Setiap rumah tangga penerima BPBL memperoleh instalasi lengkap: tiga titik lampu, satu kotak kontak, Sertifikat Laik Operasi (SLO), sambungan PLN daya 900 Volt Ampere (VA), serta token listrik perdana senilai Rp 100.000. 

“Dengan listrik yang menyala di setiap rumah, kita tidak hanya menerangi ruang-ruang keluarga, tetapi juga menerangi masa depan anak-anak kita,” kata Bahlil. 

Dalam kesempatan yang sama, ia juga meresmikan peningkatan status kantor PLN Fakfak dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) menjadi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) untuk memperkuat keandalan layanan. 

Baca juga : Segera Tangkap Maling Pagar Hutan Kemayoran

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menambahkan, Pemerintah menargetkan penyediaan listrik untuk 5.758 desa dan sekitar 1,2 juta rumah tangga melalui program BPBL dan Listrik Desa pada periode 2025–2029. 

Langkah ini mengikuti arah Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034. 

“Upaya Pemerintah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat pelosok yang membutuhkan. Program Listrik Desa diprioritaskan bagi rumah tangga di desa-desa dengan ketertinggalan akses, tantangan geografis, dan kebutuhan sosial tertinggi,” ujar Yuliot. 

Baca juga : KPK Dalami Prosedur Pengadaan Barang/Jasa

Ia menjelaskan, melistriki daerah terdepan, tertinggal, dan terluar dilakukan melalui kombinasi sambungan on grid di wilayah yang dekat jaringan PLN serta solusi off grid untuk lokasi terpencil. 

Hingga akhir 2024, sebanyak 83.693 desa dan kelurahan telah menikmati listrik, selain 367.212 sambungan BPBL yang disalurkan kepada rumah tangga tidak mampu sejak 2022. 

Dengan listrik yang terus menerangi desa-desa terjauh, Pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat meningkat dan perekonomian lokal bangkit lebih cepat. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.