Dark/Light Mode

Selama Periode Libur Nataru 2025, HIN Optimistis Okupansi Hotel Capai 78 Persen

Rabu, 19 November 2025 08:47 WIB
Direktur Utama PT InJourney Hospitality Christine Hutabarat (kedua kanan) bersama Direktur SDM dan Digital InJourney Holding Herdy Harman (kedua kiri), musisi Erwin Gutawa (kiri), dan Indra Lesmana saat konferensi pers Christmas & New Year Holiday Season di Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/RM.id)
Direktur Utama PT InJourney Hospitality Christine Hutabarat (kedua kanan) bersama Direktur SDM dan Digital InJourney Holding Herdy Harman (kedua kiri), musisi Erwin Gutawa (kiri), dan Indra Lesmana saat konferensi pers Christmas & New Year Holiday Season di Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Foto: Khairizal Anwar/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality optimistis okupansi hotel­hotel kelolaannya bisa mencapai 78 persen pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025­-2026.

Direktur Utama InJourney Hospitality atau HIN Christine Hutabarat mengatakan, sebanyak 36 hotel di seluruh Indonesia siap untuk menyambut masa liburan Nataru mendatang. Christine membeberkan, jika dibandingkan tahun lalu dan tahun sebelumnya, maka 2025 ini akan ada peningkatan okupansi kurang lebih 3 persen pada hotel­-hotel BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Atau rata­rata okupansi ada di angka 78 persen.

“Namun harapannya bisa lebih tumbuh lagi. Biasanya, hotel bintang lima seperti di Bali pasti meningkat okupansinya,” ujar Christine saat konferensi pers Celebrating and New Year Holiday Season di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Christine mengungkapkan, pertumbuhan itu seiring dengan kondisi ekonomi saat ini yang terus hidup. Mengingat mobilitas masyarakat untuk bepergian masih cukup tinggi, sehingga turut berdampak positif bagi industri pariwisata.

Termasuk saat periode libur Nataru, yang diyakininya akan menjadi peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi.

Baca juga : Pengamat Puji Operasi Zebra 2025 Yang Lebih Humanis Dan Berkeadilan

Ia menegaskan, pertumbuhan okupansi tersebut diprediksi mulai terjadi pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Sementara, okupansi hotel- hotel bintang tiga HIN diprediksi lebih rendah atau sekitar 72 persen. Pertumbuhan pun di- harapkan terjadi pada hotel­hotel klaster Jawa sebanyak 17 hotel, klaster Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Pihaknya juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan operasional dan layanan bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman berlibur, dari awal mereka tiba di bandara menuju hotel, lalu menikmati event­event yang diselenggarakan. Termasuk, menghadirkan menu dengan cita rasa terbaik,” ungkapnya.

Tak ketinggalan, imbuh dia, untuk mengerek pengunjung, hotel-­hotel HIN akan menghadirkan beragam acara untuk menghabiskan malam pergantian Tahun Baru. Seperti di Hotel The Meru Bali yang akan menggelar konser Seaside Festive Symphony.

Baca juga : Gaet 10 Pemkab, BSI Optimistis Tabungan Haji Capai 7 Juta Rekening Di Akhir Tahun

Ia menerangkan, dalam konser Seaside Festive Symphony tersebut, untuk pertama kalinya meng- hadirkan penampilan kolaborasi antara Indra Lesmana dan Erwin Gutawa, serta turut dimeriahkan Eva Celia, Teza Sumendra dan Gabriel Harvianto.

“Kami yakin, ini akan menjadi pertunjukan orkestra terbesar saat malam pergantian tahun baru,” katanya.

Pihaknya pun telah menyiapkan beragam promo, hingga bundling paket untuk memudahkan masyarakat menikmati pertunjukkan musik dan hiburan tersebut.

“Pembelian tiket untuk pertunjukan musik spesial ini, hanya pada tanggal 18 sampai 22 Desember 2025, terbuka untuk umum dan tiket dibanderol sekitar Rp 3,5 juta,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) & Digital InJourney, Holding BUMN Sektor Aviasi dan Pariwisata Indonesia Herdy Harman optimistis, industri pariwisata dan perhotelan masih akan tumbuh pada periode libur Nataru kali ini.

Baca juga : Jelang Libur Nataru, Garuda Turunkan Tarif Penerbangan

Sebab, mobilitas masyarakat yang meningkat menjadi sinyal penting pulihnya ekonomi, termasuk sektor perjalanan dan hiburan di Indonesia.

“Momentum Nataru selalu menjadi peluang bagi perusahaan untuk menghadirkan inovasi dan kreativitas baru,” kata Herdy.

Karenanya, berbagai unit usaha di bawah InJourney Group telah menyiapkan rangkaian acara serta pengalaman berbeda untuk menarik pengunjung.

Terlebih, tahun ini InJourney Group mengangkat tema “Hadiah dari Hati, Perjalanan Penuh Arti”, yang bukan sekedar slogan. Tetapi diwujudkan dalam berbagai paket dan layanan khusus di seluruh lini bisnis, mulai dari louge bandara, layanan bagasi, hingga hotel.

“Dalam event Nataru, kami tidak hanya membuat tagline. Tetapi, benar­benar diekspresikan dalam menghadirkan pengalaman yang menyeluruh bagi pelanggan,” tukas Herdy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.