Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jelang Libur Nataru, Garuda Turunkan Tarif Penerbangan
Sabtu, 1 November 2025 10:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Maskapai Garuda Indonesia menyiapkan strategi layanan agresif menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Langkah ini dilakukan dengan menurunkan tarif tiket kelas ekonomi domestik serta menambah kapasitas penerbangan guna memastikan mobilitas masyarakat berjalan lancar pada puncak arus perjalanan akhir tahun.
Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah melakukan rapat koordinasi terkait kesiapan Nataru.
Baca juga : Kelola Aset Ngangur, BUMN Disarankan Gaet Pihak Ketiga
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran manajemen Garuda, termasuk dua direktur asing yang mulai aktif mengikuti agenda resmi perusahaan. Kehadiran mereka menandai penguatan manajemen dalam meningkatkan kualitas layanan dan operasional Garuda.
"Kami menyiapkan kebijakan dan strategi agar seluruh aspek dapat berjalan optimal dan berpihak pada masyarakat," kata Dudy dalam keterangan resminya, Jumat (31/10/2025).
Adapun, penurunan tarif berlaku untuk penerbangan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode pembelian tiket mulai 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026.
Baca juga : BUMN Transportasi Tebar Diskon Dan Kerek Layanan
Menurut Dudy, kebijakan ini dilakukan untuk menjaga konektivitas antarwilayah dan memastikan harga tiket tetap terjangkau di tengah lonjakan permintaan.
Untuk diketahui, Pemerintah secara resmi menurunkan tarif tiket pesawat sebesar 13-14 persen pada periode angkutan Nataru 2025/2026.
Langkah ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional semester II 2025, dengan fokus pada peningkatan konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.
Baca juga : Islam, Sumpah Pemuda Dan Visi Kebangsaan
Selain penurunan tarif, Garuda juga akan menambah jadwal extra flight dan mengoperasikan pesawat berkapasitas lebih besar.
Standar keselamatan serta prosedur ground handling turut diperketat, termasuk kesiapan SOP kondisi darurat dan pengawasan layanan oleh seluruh direktorat teknis Kemenhub.
Dudy berharap kebijakan tersebut dapat diterapkan secara konsisten oleh Garuda maupun maskapai lainnya selama periode Nataru, agar kenyamanan dan keselamatan masyarakat dapat terjamin sepenuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya