Dark/Light Mode

PPJI Luncurkan Koperasi Boga Untuk Perkuat Pelaku Jasa Kuliner

Senin, 24 November 2025 19:45 WIB
Ketua Umum PPJI Minerva Taran meluncurkan Koperasi Boga Bina Indonesia Maju di Jakarta, Senin (24/11/2025). (Dok. PPJI)
Ketua Umum PPJI Minerva Taran meluncurkan Koperasi Boga Bina Indonesia Maju di Jakarta, Senin (24/11/2025). (Dok. PPJI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) resmi meluncurkan Koperasi Boga Bina Indonesia Maju di Menara Mandiri, Jakarta, Senin (24/11/2025). Kehadiran Koperasi Boga Bina ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing pengusaha di sektor jasa boga. 

Ketua Umum PPJI Minerva Taran menegaskan, koperasi ini dihadirkan untuk mengurangi beban sekaligus meningkatkan daya saing pengusaha UMKM di sektor kuliner.

“Saya berharap Koperasi Boga Bina Indonesia Maju dapat mengurangi penderitaan pengusaha UMKM kuliner. Koperasi ini bisa mendukung aktivitas bisnis, mulai dari kebutuhan beras, minyak, hingga potensi menjadi wadah pembiayaan dan pelatihan,” kata Minerva. 

Ia menjelaskan, pelaku usaha yang bergerak dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memanfaatkan layanan koperasi. Menurutnya, pelaku usaha jasa boga harus mampu menjaga kualitas, termasuk dalam penyediaan bahan baku terjangkau, tapi tetap baik.

“Kita ini pengusaha jasa boga. Kita bisa kok buat roti Rp 2.000-Rp 2.500 tapi kualitasnya tetap baik, seperti Holland Bakery,” tegasnya.

Baca juga : Vicky Prasetyo Luncurkan "Kopi Revolusi", Bawa Filosofi Perubahan

Minerva turut mendorong koperasi menjadi ruang kreativitas dan transaksi antar-anggota.

“Dari kita untuk kita. Kita bisa saling berdagang, koperasi yang mengatur keuangannya. Saya juga berharap dukungan perbankan agar bisa memberikan akses modal. Mari kita dukung dan manfaatkan koperasi ini untuk memajukan usaha kita bersama-sama,” ujarnya.

Di kesempatan sama, Ketua Koperasi Boga Bina Indonesia Maju, Susana Eliyanti menyampaikan meski baru berdiri sekitar dua bulan, koperasi ini telah mendapat sambutan positif dari berbagai vendor dan mitra usaha.

“Alhamdulillah, banyak vendor yang sudah merapat. Kami membuka kolaborasi, termasuk menyediakan kebutuhan seperti mobil box untuk dapur MBG, perlengkapan dapur catering, hingga pasokan beras untuk dapur-dapur anggota,” ungkapnya.

Ia menambahkan, anggota koperasi akan mendapatkan manfaat langsung berupa Sisa Hasil Usaha (SHU).

Baca juga : PTPN I Dukung Hilirisasi Peternakan Kementan untuk Pemerataan Protein Nasional

“Di koperasi ini, uangnya tidak ke mana-mana. Semua kembali ke anggota. Karena itu kami mengajak para pelaku jasa boga, terutama anggota PPJI, untuk bergabung. Warga koperasi ini sudah terbentuk dan berjalan,” jelasnya.

Beberapa produk yang ditawarkan koperasi telah diuji oleh dapur-dapur MBG, termasuk bumbu dan bahan makanan lainnya. "Beberapa dapur di Bogor sudah mencoba dan hasilnya memuaskan,” akunya. 

Ketua Bidang Organisasi Kementerian Koperasi, Resti Hadiyanti mengapresiasi inisiatif PPJI dalam membentuk Koperasi Boga Bina Indonesia Maju. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat peran koperasi di sektor ekonomi nasional.

“Kami mengapresiasi hadirnya koperasi ini sebagai wujud komitmen PPJI dalam meningkatkan profesionalitas, daya saing, dan keberlanjutan pelaku usaha jasa boga,” ujarnya.

Resti menekankan tiga agenda besar pemerintah bagi penguatan koperasi. Pertama, peningkatan kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) dan partisipasi masyarakat. Kedua, konsolidasi dan efisiensi usaha, termasuk pengadaan bahan baku, pelatihan SDM, sertifikasi, hingga digitalisasi secara kolektif. Ketiga, peningkatan skala usaha dan akses pasar, melalui kemitraan dengan BUMN, pemerintah, dan swasta.

Baca juga : KOWANI Tegakkan Tata Kelola Organisasi, Beri Sanksi Pengurus yang Melanggar

Resti menegaskan koperasi harus menjadi rumah pembiayaan yang mudah dan terjangkau. Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) membuka akses pembiayaan khusus untuk koperasi.

“LPDB ini diperuntukkan seluruhnya untuk koperasi. UMKM perorangan mungkin tidak bisa mengakses, tetapi koperasi bisa mengajukan proposal pembiayaan secara elektronik,” pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.